MAMUJU, iNewsMamuju.id - Taman Kanak-kanak (TK) Tonimana Kasambang yang terletak di Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, disegel pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan tempat sekolah tersebut berdiri.
Aksi penyegelan ini mendulang keprihatinan masyarakat setempat lantaran mengganggu aktivitas belajar mengajar di salah satu institusi pendidikan usia dini tertua di wilayah tersebut.
Padahal, selama puluhan tahun beroperasi, TK Tonimana Kasambang telah melahirkan banyak alumni yang kini sukses menempuh pendidikan tinggi hingga berkarir di berbagai sektor.
Sengketa ini memicu kekhawatiran dari para orang tua murid terkait kepastian nasib dan kelangsungan proses belajar anak-anak mereka.
Salah seorang alumni TK Tonimana Kasambang, Firmansyah Muhammad, menyayangkan insiden penyegelan yang terjadi di almamaternya. Ia menyebut peristiwa ini baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah berdirinya sekolah.
"Saya sangat menyayangkan kejadian ini. TK Tonimana Kasambang sudah berdiri dan mencetak banyak alumni selama bertahun-tahun. Sekolah ini memiliki sejarah panjang, dan setahu saya baru kali ini terjadi persoalan hingga berujung penyegelan," ujar Firmansyah kepada wartawa, Sabtu (1/8/2026).
Firmansyah mendorong agar seluruh pihak yang terlibat sengketa mengedepankan jalur musyawarah ketimbang mengorbankan hak anak-anak untuk mendapatkan akses pendidikan.
"Saya berharap semua pihak dapat mengedepankan musyawarah dan mencari solusi terbaik agar anak-anak tetap bisa belajar. Kepentingan peserta didik harus menjadi prioritas utama," tegasnya.
Warga Desak Pemkab Mamuju Turun Tangan
Dampak penyegelan yang meluas membuat warga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk segera mengambil tindakan tegas dan memfasilitasi proses mediasi.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan dinas terkait dapat menjembatani sengketa lahan ini agar kegiatan belajar mengajar di TK Tonimana Kasambang dapat segera kembali beroperasi secara normal.
Hingga berita ini diturunkan, iNewsMamuju.id masih berusaha mengonfirmasi pihak yang melakukan penyegelan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju untuk mendapatkan penjelasan resmi mengenai penanganan sengketa lahan tersebut.
Editor : A. Rudi Fathir
