get app
inews
Aa Text
Read Next : Aksi Dorong-Mendorong Warnai Unjuk Rasa Tolak Tambang di Kantor Gubernur Sulbar

Usai Demo di Kantor Bupati Mamasa, Warga Kembali Blokade Akses TPA Malabo

Rabu, 22 Juli 2026 | 15:55 WIB
header img
Puluhan warga Desa Salurano dan Desa Malabo kembali memblokir akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Malabo di Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Rabu (22/7/2026). Foto: Istimewa

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id - Puluhan warga Desa Salurano dan Desa Malabo kembali memblokir akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Malabo di Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Rabu (22/7/2026).

Aksi tersebut merupakan lanjutan dari unjuk rasa yang sebelumnya digelar di Kantor Bupati Mamasa pada pagi hari.

Sekitar 50 warga kemudian bergerak menuju lokasi TPA. Setibanya di sana sekitar pukul 12.00 Wita, massa menutup akses jalan masuk menggunakan batang-batang pohon yang berada di sekitar lokasi sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Aksi dipimpin oleh koordinator lapangan Rama Wijaya dan Rainal. Blokade dilakukan sebagai bentuk protes terhadap persoalan pengelolaan TPA Malabo yang hingga kini masih menjadi keluhan sebagian warga.

Penutupan akses jalan berlangsung sekitar 30 menit. Pada pukul 12.30 Wita, massa membubarkan diri secara tertib dan meninggalkan lokasi.

Setelah itu, para peserta aksi berkumpul di rumah salah seorang tokoh masyarakat, Rainal, di Jalan Poros Mamasa–Polewali, Desa Salurano.

Kapolsek Mamasa IPTU Ana Yudi Hayato mengatakan situasi di lokasi telah kembali kondusif. Hingga Rabu siang, personel kepolisian masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi lanjutan.

Polisi juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama proses penyelesaian persoalan TPA Malabo berlangsung.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut