Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Duka, Wagub Sulbar Salim S Mengga Meninggal Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Bursa Wagub Sulbar Mengerucut, Demokrat & NasDem Kantongi Calon, PKS Berpeluang Tak Mengusung Kader

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:28 WIB
  • author Suandi
Bursa Wagub Sulbar Mengerucut, Demokrat & NasDem Kantongi Calon, PKS Berpeluang Tak Mengusung Kader
Foto: newsokezone.com

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Peta persaingan menuju kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat sisa masa jabatan 2025–2030 mulai mengerucut. Dari tiga partai pengusung pasangan gubernur, Partai Demokrat dan Partai NasDem disebut telah mengantongi rekomendasi calon masing-masing, sementara PKS diperkirakan tidak mengajukan kader.

Meski demikian, DPRD Sulawesi Barat hingga kini belum menerima usulan resmi dua nama calon wakil gubernur yang akan dipilih melalui mekanisme rapat paripurna.

Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) DPRD Sulbar, Abdul Rahim, mengatakan informasi yang diterimanya menunjukkan Demokrat telah menetapkan Syamsul Samad sebagai calon, sedangkan NasDem mengusung Dirga Adhi Putra Singkarru.

"Secara resmi belum ada. Hanya, dari tiga parpol pengusung, terkonfirmasi masing-masing sudah punya jagoan dan rekomendasi. Terutama Demokrat dan NasDem. Kalau PKS, sepertinya urung memajukan kadernya," kata Abdul Rahim, Kamis (6/8).

Rahim menjelaskan, sekitar dua pekan lalu pimpinan DPRD Sulbar telah menyurati seluruh partai koalisi pengusung agar segera menetapkan dua nama calon wakil gubernur. Nama-nama tersebut nantinya disampaikan kepada gubernur sebelum diteruskan secara resmi kepada DPRD Sulbar.

"Soal apakah nama tersebut sudah ada, saya belum tahu. Silakan tanya ke pimpinan DPRD," ujarnya.

Sementara menunggu usulan resmi dari partai pengusung, Panitia Pemilihan masih menyelesaikan penyusunan tata tertib (tatib) yang akan menjadi dasar pelaksanaan pemilihan wakil gubernur.

Menurut Rahim, draf tata tertib telah melalui konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri serta studi tiru ke DPRD DKI Jakarta yang sebelumnya pernah melaksanakan pemilihan wakil gubernur melalui mekanisme DPRD.

"Masih dalam proses harmonisasi. Seluruh hasil konsultasi di Kemendagri dan selanjutnya studi tiru di DPRD DKI Jakarta sudah siap dirapatkan kembali. Kita berharap, setelah rampung, Panlih segera memparipurnakan untuk ditetapkan dan disahkan," katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Sulbar itu menilai penyelesaian tata tertib menjadi tahapan penting agar seluruh proses pemilihan dapat segera berjalan. Namun, ia belum dapat memastikan kapan rapat paripurna penetapan tata tertib akan dilaksanakan.

"Makin cepat, makin baik. Tetapi, kembali lagi, tergantung kecepatan Panlih dalam mematangkan atau menyempurnakan seluruh konsep atau draf pedoman pemilihan wagub," tuturnya.

Rahim juga menyoroti lamanya kekosongan kursi wakil gubernur yang telah berlangsung sekitar delapan bulan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera diakhiri agar penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan lebih efektif.

"Kekosongan jabatan Wakil Gubernur sudah delapan bulan. Waktu yang relatif cukup lama dilihat dari sisi efektivitas jalannya roda pemerintahan," ucapnya.

DPRD Diingatkan Jaga Integritas

Di tengah persiapan pemilihan, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulbar, Sugianto, mengingatkan seluruh anggota DPRD agar menjaga independensi dan integritas selama proses pemilihan berlangsung.

Ia menegaskan, pemilihan wakil gubernur harus berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, tanpa intervensi maupun praktik politik uang.

"Harapan kita, semoga 45 anggota DPRD Sulbar tetap menjadi garda terdepan menegakkan demokrasi pada momentum PAW Wagub Sulbar, dengan tidak bisa ditekan dan diintervensi dalam mengisi masa jabatan yang tersisa ke depan," katanya.

Sugianto juga berharap para calon yang akan bertarung lebih mengedepankan visi, misi, dan gagasan untuk membantu gubernur menjalankan pemerintahan, bukan mengandalkan janji maupun uang demi memperoleh dukungan politik.

"Ia juga berharap para calon wakil gubernur mengedepankan visi, misi, dan gagasan untuk membantu Gubernur Sulbar menjalankan program pembangunan, bukan mengandalkan janji maupun uang demi meraih dukungan."

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut