Genjot Kualitas Ternak, Pemprov Sulbar Terapkan Inseminasi Buatan pada Kerbau di Mamasa
MAMASA, iNewsMamuju.id - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai memperluas jangkauan teknologi Inseminasi Buatan (IB) ke ternak kerbau. Langkah ini ditandai dengan pelayanan kawin suntik pada kerbau warga di Kabupaten Mamasa, Selasa (6/10/2026).
Penerapan teknologi reproduksi buatan ini ditempuh guna mendongkrak kualitas genetik sekaligus memacu laju populasi kerbau lokal di wilayah Sulbar.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Sulbar, Hamdani Hamdi, menegaskan bahwa penerapan IB kini tidak lagi terbatas pada komoditas sapi dan kambing. Kebijakan ini juga selaras dengan prioritas program Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam memajukan sektor peternakan berbasis teknologi demi mengerek ekonomi peternak.
"IB bukan hanya untuk sapi dan kambing, tetapi juga dapat diterapkan pada ternak kerbau. Kami mendorong agar teknologi ini semakin dimanfaatkan oleh peternak karena menjadi cara efektif meningkatkan kualitas genetik dan populasi ternak," ujar Hamdani dalam keterangan tertulis, Selasa.
Kunci Keberhasilan dan Ketersediaan Semen Beku
Kepala Bidang Peternakan Dinas TPHP Sulbar, Nur Kadar, membeberkan bahwa efektivitas metode kawin suntik ini sangat bergantung pada deteksi dini masa birahi ternak serta kondisi kesehatannya.
Ia meminta para peternak untuk proaktif melapor kepada petugas inseminator di lapangan begitu mendapati tanda-tanda masa subur pada ternaknya.
"Kuncinya ada pada ketepatan waktu pelayanan dan kesehatan reproduksi ternak. Begitu muncul tanda birahi, peternak harus segera berkoordinasi dengan petugas," kata Nur Kadar.
Untuk menunjang program tersebut, Dinas TPHP Sulbar memastikan ketersediaan stok semen beku (frozen semen) kerbau unggul berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan.
Pemprov Sulbar pun mengimbau para pemilik ternak kerbau, sapi, maupun kambing di seluruh wilayah kabupaten agar tidak ragu berkonsultasi dengan petugas lapangan guna memanfaatkan fasilitas kawin suntik gratis ini.
Editor: Suandi