Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polres Majene Jaring Pickup Bawa Muatan Berlebih saat Patroli Hunting
Advertisement . Scroll to see content

Lahan 2 Hektare Terbakar di Majene, Polsek Malunda Bersama Warga Jinakkan Api

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:47 WIB
  • author Irfandi
Lahan 2 Hektare Terbakar di Majene, Polsek Malunda Bersama Warga Jinakkan Api
Kebakaran hebat melanda kawasan perkebunan nonproduktif seluas dua hektare di Dusun Kasambi, Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Kamis (15/10/2026).

MAJENE, iNewsMamuju.id - Kebakaran hebat melanda kawasan perkebunan nonproduktif seluas dua hektare di Dusun Kasambi, Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Kamis (15/10/2026) sore.

Kobaran api yang pertama kali terdeteksi sekitar pukul 17.00 WITA tersebut memicu kepulan asap tebal dan sempat membuat warga sekitar panik.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Malunda Polres Majene langsung bergegas menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk memadamkan api agar tidak merembet ke permukiman warga.

Setibanya di lokasi, anggota kepolisian bersama masyarakat setempat langsung bergotong-royong melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya.

Proses pemadaman berlangsung dramatis dan penuh tantangan. Hembusan angin kencang di lokasi kejadian membuat kobaran api melahap area semak dan vegetasi kering dengan sangat cepat.

Berdasarkan data di lapangan, lahan seluas kurang lebih 2 hektare yang hangus terbakar tersebut diketahui milik dua warga setempat, yakni H. Daming (60) dan Asriadi (50).

Hingga Kamis malam, petugas kepolisian bersama warga masih terus berada di lokasi untuk melakukan penyisiran dan pemantauan guna memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) yang berpotensi menyala kembali.

Polisi Imbau Warga Jangan Bakar Lahan

Kapolsek Malunda, Iptu Antonius B, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih waspada dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terlebih saat cuaca kering yang disertai angin kencang.

"Kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja. Saat angin kencang, api sangat cepat membesar dan sulit dikendalikan. Jangan sampai meluas hingga mendekati permukiman dan menimbulkan kerugian lebih besar," ujar Iptu Antonius B.

Ia juga meminta warga untuk segera melapor ke pihak kepolisian atau instansi terkait jika melihat adanya kobaran api di area perkebunan agar bisa ditangani sedini mungkin.

Hingga saat ini, penyebab pasti memicu timbulnya percikan api yang membakar dua hektare lahan tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh petugas.

Editor: Suandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut