MAMUJU, iNewsMamuju.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), memastikan seluruh program pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tetap berjalan sesuai target meski dirinya menjalankan tugas di luar daerah selama hampir 20 hari.
Hal tersebut disampaikan usai memimpin rapat evaluasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Oval Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (2/7/2026). Rapat tersebut membahas laporan pelaksanaan program pemerintahan sekaligus mengevaluasi capaian kinerja selama Gubernur berada di Jakarta untuk menjalani sejumlah agenda pemerintahan serta penanganan gangguan kesehatan.
Dalam pertemuan itu, seluruh pimpinan OPD menyampaikan perkembangan pelaksanaan program di masing-masing instansi. Evaluasi dilakukan guna memastikan seluruh agenda prioritas pemerintah tetap berjalan sesuai rencana dan target pembangunan yang telah ditetapkan.
Gubernur Suhardi Duka mengapresiasi kinerja Sekretaris Daerah bersama seluruh jajaran perangkat daerah yang dinilai mampu menjaga stabilitas roda pemerintahan selama dirinya tidak berada di Sulawesi Barat.
"Hari ini saya rapat untuk mendapatkan laporan dan evaluasi. Alhamdulillah walaupun saya tidak ada tapi berjalan semua dengan baik. Tidak ada yang ditinggalkan, tidak ada yang terbengkalai, semua sesuai dengan target dan rencana pencapaian. Jadi saya pikir tidak ada masalah walaupun saya tidak ada, ada Pak Sekda. Ada semua teman-teman di sini," ujar SDK.
Selain mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan, rapat juga membahas strategi pengendalian inflasi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Sulawesi Barat pada Juni 2026 tercatat sebesar 2,29 persen. Angka tersebut menjadi inflasi terendah secara nasional sekaligus merupakan capaian inflasi terendah Sulawesi Barat dalam tiga tahun terakhir.
Menurut Suhardi Duka, keberhasilan tersebut merupakan hasil konsistensi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok melalui berbagai program, termasuk penyelenggaraan pasar murah dan penguatan ketersediaan pasokan pangan di daerah.
"Saya kira itu bagian daripada upaya kita selama ini, kita selalu menjaga inflasi kita, utamanya bahan-bahan pokok dengan pasar murah dan lain sebagainya. Olehnya itu kita bisa jaga," kata SDK.
Capaian tersebut sekaligus menjadi indikator bahwa stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga di tengah pelaksanaan berbagai program pembangunan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat pun berkomitmen mempertahankan tren positif tersebut melalui pengawasan harga, penguatan distribusi bahan pokok, serta sinergi seluruh perangkat daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Editor : A. Rudi Fathir
Artikel Terkait
