Asap Misterius di Keluhkan Warga, BPBD Mateng Ungkap Dugaan Sumbernya

Wahid
Kepulan asap yang muncul pada malam hari di sejumlah wilayah Desa Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, dikeluhkan warga.Asap yang terlihat di kawasan KTM dan Dusun Talungallo tersebut dilaporkan mengganggu jarak pandang.

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id - Kepulan asap yang muncul pada malam hari di sejumlah wilayah Desa Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, dikeluhkan warga. Asap yang terlihat di kawasan KTM dan Dusun Talungallo tersebut dilaporkan mengganggu jarak pandang.

Dalam beberapa minggu terakhir, kemunculan asap itu ramai di perbincangkan warga.Mereka mempertanyakan sumber asap yang hingga kini belum di ketahui secara pasti.

“Beberapa malam ini kepulan asap terlihat di Taman KTM dan di Talungallo, Pak. Entah di mana sumbernya. Mengganggu sekali jarak pandang,” ujar Yudi, warga Desa Topoyo

Menanggapi hal tersebut, Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) BPBD Kabupaten Mamuju Tengah mengaku belum menerima laporan resmi mengenai adanya kebakaran lahan baru.

Namun, BPBD mengidentifikasi sejumlah lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan yang masih berpotensi mengeluarkan asap sisa pembakaran.

Lokasi tersebut meliputi Desa Tobadak dengan luas lahan terbakar sekitar 3 hektare, Desa Barakkang seluas 40 are, Desa Polocamba seluas 1 hektare, serta satu lokasi lainnya di Desa Tobadak dengan luas sekitar 1 hektare. Kebakaran tersebut tercatat pada 25 September 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, Yahya, menegaskan bahwa keberadaan titik-titik bekas kebakaran tersebut belum dapat dipastikan sebagai sumber asap yang dikeluhkan warga.

“Keberadaan titik-titik bekas karhutla tersebut belum membuktikan bahwa asap yang terlihat berasal dari salah satu lokasi itu,” tegas Yahya.

Menurutnya, kemungkinan adanya asap kiriman dari luar daerah juga menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan, selain sumber asap lokal.

Analisis tersebut sejalan dengan keterangan prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tampa Padang yang menyebutkan bahwa asap dari luar Sulawesi Barat, antara lain dari Kalimantan, Maluku, dan Papua, berpotensi memengaruhi kualitas udara di wilayah Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengimbau masyarakat, khususnya warga di wilayah yang terdampak langsung kabut asap, agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah perbatasan Mamuju Tengah dan Mamuju.

Hingga kini, sumber pasti kepulan asap yang dikeluhkan warga masih perlu dipastikan melalui pemantauan dan penelusuran lebih lanjut.

Editor : Suandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network