Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sandeq Silumba 2026 Resmi Ditutup, Para Pemenang Langsung Terima Hadiah
Advertisement . Scroll to see content

SDK Usul TPP ASN Sulbar Dihitung Komunal, Bukan Perorangan Lagi

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 10:35 WIB
  • author Ilu
SDK Usul TPP ASN Sulbar Dihitung Komunal, Bukan Perorangan Lagi
Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Foto: Ist

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) melontarkan usulan baru soal sistem pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di Lingkup Pemprov Sulbar. 

Nantinya, TPP tak lagi dihitung berdasarkan kinerja individu, tapi akan berbasis komunal alias dilihat dari performa satu SKPD secara menyeluruh.

"Ide saya juga mungkin saya akan merubah sistem pembayaran TPP, bukan lagi dihitung secara individu kinerja seseorang, tapi akan dihitung secara komunal kinerja dari satu SKPD. Sementara kita cari aturannya," kata Gubernur saat meresmikan Ruang Layanan To Dilaling, Ruang Laktasi, dan Musala Al-Amanah di Kantor BKD Sulbar. Jumat (1/8/2025).

Menurut SDK, meski ada pegawai yang berprestasi, kalau kinerja SKPD tempatnya bekerja lamban, maka hasil kerjanya juga dianggap tak optimal. 

Karena itu, pendekatan kolektif dinilai lebih adil untuk mendorong percepatan kerja tim.

"Supaya yang kita ukur itu adalah kinerja SKPD-nya, karena walaupun dia berprestasi di situ tapi SKPD-nya lelet, dia tidak tercapai juga kinerja, karena bukan orang per orang ini kita kerja kolektif," jelasnya.

Usulan ini belum akan diterapkan dalam waktu dekat. Kata SDK, Pemprov masih akan menyusun aturan dan mekanisme penilaiannya. 

Kalau semua sudah siap, sistem baru ini diproyeksikan mulai jalan tahun 2026.

"Idenya sudah ada, hanya aturannya saja dan mekanismenya, penilaiannya dan lain sebagainya. Kalau sudah selesai, kemungkinan bisa kita berlakukan 2026," pungkasnya.

Editor: Lukman Rahim

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut