get app
inews
Aa Text
Read Next : SMAN 1 Mamuju Borong Kuota Terbanyak Paskibraka Sulawesi Barat 2026, Ini Daftar Namanya

Demo di DPRD Sulbar, Warga Minta Program MBG Dilanjutkan

Senin, 29 Juni 2026 | 17:12 WIB
header img
Ratusan warga yang tergabung dalam kelompok pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (29/6/2026). (Foto: Suandi/iNews Mamuju)

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Ratusan warga yang tergabung dalam kelompok pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (29/6/2026).

Massa mendesak pemerintah daerah dan DPRD setempat untuk terus mendukung keberlanjutan program tersebut karena dinilai berdampak besar pada pemenuhan gizi anak sekaligus mendongkrak perekonomian daerah.

Aksi dimulai dengan melakukan long march dari kawasan Landscape Mamuju menuju Gedung DPRD Sulbar. Massa tampak membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian di bawah pengawalan aparat.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Rara Kalista, menyatakan bahwa kehadiran mereka di gedung wakil rakyat bukan untuk meminta belas kasihan, melainkan untuk menyuarakan aspirasi ribuan warga yang telah merasakan langsung manfaat program ini.

Sebagai seorang ibu, Rara menceritakan pengalaman pribadinya. Sejak program MBG berjalan, anaknya menjadi lebih bersemangat dan antusias untuk berangkat ke sekolah.

"Tiap pagi anak saya cepat bangun karena ingin dapat MBG di sekolah. Kadang-kadang kita sebagai orang tua juga lupa kasih uang jajan, tapi beruntung ada MBG di sekolah. Jadi anak tetap bisa makan dengan baik," ujar Rara saat berorasi di depan Gedung DPRD Sulbar, Senin.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya meringankan beban finansial keluarga, tetapi juga memberikan ketenangan bagi orang tua karena adanya kepastian asupan gizi anak selama di sekolah.

"Kami sebagai orang tua merasakan sekali dampaknya. Oleh karena itu, program ini harus dilanjutkan demi masa depan anak-anak kita," tegasnya.

Potensi Serap 10.000 Tenaga Kerja

Selain aspek pemenuhan gizi, Rara memaparkan bahwa program MBG memiliki dampak multiplikasi (multiplier effect) yang signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja baru di Sulawesi Barat.

Berdasarkan data yang dibawa massa aksi, Sulbar diproyeksikan bakal memiliki 137 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Jika satu SPPG rata-rata mempekerjakan 47 orang, maka akan tercipta 6.439 lapangan kerja langsung.

Angka tersebut belum termasuk potensi serapan 4.110 tenaga kerja tidak langsung di sektor pendukung seperti pertanian, perikanan, peternakan, UMKM, hingga sektor transportasi dan distribusi.

"Artinya ada sekitar 10.549 lapangan pekerjaan yang bergantung pada ekosistem MBG. Apakah ini bukan sesuatu yang layak dipertahankan, diperkuat, dan dioptimalkan oleh Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulbar?" kata Rara.

Perputaran Uang Capai Rp 1 Triliun per Tahun

Lebih lanjut, estimasi perputaran ekonomi dari program ini diproyeksikan sangat besar. Jika satu SPPG melayani rata-rata 3.000 penerima manfaat dengan indeks Rp 10.000 per porsi, perputaran uang di Sulbar diklaim bisa mencapai Rp 90,42 miliar per bulan, atau sekitar Rp 1,085 triliun dalam setahun.

Aliran dana sebesar itu dinilai mampu menghidupkan ekosistem pangan lokal secara masif. 

Dengan estimasi total 411.000 penerima manfaat di Sulbar, kebutuhan logistik harian diperkirakan mencapai 41 ton beras

411.000 butir telur, 20 ton sayuran, 20 ton buah-buahan, 20 ton ikan dan daging ayam

"Ini adalah uang yang berpotensi berputar di Sulawesi Barat setiap tahun, menghidupkan ekonomi rakyat dari desa hingga kota. Yang harus kita lakukan bukan menghentikan program ini, tetapi mengoptimalkan rantai pasok lokal agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat Sulbar," tutur Rara.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut