Nelayan Mamuju Jadi Konten Kreator, Uppie Usrua Rekam Aktivitas Melaut hingga Masak di Perahu
MAMUJU, iNewsMamuju.id - Supriadi, yang akrab disapa Uppie Usrua, tidak perlu mencari jauh-jauh bahan untuk membuat konten. Kehidupannya sebagai nelayan justru menjadi cerita yang ia bagikan kepada warganet.
Warga Lingkungan Bulutakkang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, itu mulai dikenal melalui konten yang merekam aktivitasnya di laut. Mulai dari menangkap ikan, mengolah hasil tangkapan, hingga memasak di atas perahu, semuanya diambil dari keseharian Uppie.
Alih-alih membuat konten dengan konsep yang rumit, Uppie memilih menunjukkan apa yang memang ia jalani setiap hari sebagai nelayan.
Ikan hasil tangkapan menjadi bagian penting dalam kontennya. Setelah menangkap ikan, Uppie mengolahnya dan memasaknya langsung di atas perahu sebelum disantap di tengah laut.
Yang membuat kontennya semakin menarik, aktivitas tersebut terkadang dilakukan bersama sang istri.
Keduanya memasak bersama di atas perahu dengan memanfaatkan hasil tangkapan dari laut. Momen sederhana itu kemudian dibagikan melalui media sosial.
Konten Uppie pun tidak hanya memperlihatkan hasil tangkapan nelayan. Ada cerita tentang bagaimana nelayan bekerja, bagaimana hasil laut diolah, hingga bagaimana pasangan suami istri menjalani kehidupan sehari-hari di tengah laut.
Bagi Uppie, menjadi konten kreator tidak berarti harus meninggalkan pekerjaannya sebagai nelayan. Justru, profesi tersebut menjadi sumber utama untuk menghasilkan konten.
Aktivitas melaut yang sebelumnya hanya menjadi rutinitas kini sekaligus menjadi cara Uppie bercerita kepada masyarakat tentang kehidupan nelayan dari sudut pandangnya sendiri.
Konten-konten tersebut juga memperlihatkan sisi kehidupan masyarakat pesisir Mamuju yang jarang terlihat. Laut bukan hanya tempat mencari ikan, tetapi juga ruang bagi keluarga nelayan menjalani sebagian kehidupan mereka.
Dari atas perahu, Uppie bersama istrinya memperlihatkan bagaimana hasil laut bisa langsung diolah menjadi makanan. Kesederhanaan itulah yang menjadi kekuatan dari konten yang mereka bagikan.
Kisah Uppie menunjukkan bahwa konten tidak selalu harus lahir dari sesuatu yang luar biasa. Aktivitas sehari-hari pun bisa menjadi cerita ketika dikemas dari sudut pandang yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Melalui kontennya, Uppie bukan hanya membagikan kehidupan sebagai nelayan. Ia juga memperkenalkan kehidupan masyarakat pesisir Mamuju, mulai dari laut, hasil tangkapan, hingga kebersamaan bersama keluarga.
Editor: A. Rudi Fathir