Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla Seluas 20 Hektare Landa Desa Buana Sakti Tommo, Tim Gabungan Buat Jalur Pemutus Api
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla Mamuju dan Polman Belum Padam, BPBD Sulbar Pasok Air Bersih ke Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:41 WIB
  • author Irfandi
Karhutla Mamuju dan Polman Belum Padam, BPBD Sulbar Pasok Air Bersih ke Warga

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah titik di Sulawesi Barat (Sulbar). Hingga Selasa (12/10/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar mencatat pemadaman api masih berlangsung di Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar (Polman).

Di Kabupaten Mamuju, karhutla menerjang Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo. Petugas gabungan telah memasuki hari ke-8 penanganan untuk memadamkan api yang diperkirakan membakar sekitar 20 hektare lahan.

"Dari estimasi 20 hektare lahan yang terbakar, tim di lapangan baru berhasil menangani sekitar 5 hektare. Upaya pemadaman dan pengendalian titik api masih terus dilakukan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, Selasa (12/10/2026).

Sementara itu di Kabupaten Polewali Mandar, titik api dilaporkan masih berkobar di Dusun Kanusuang, Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo. Petugas masih berupaya melokalisasi area agar kebakaran tidak meluas ke pemukiman.

Selain mengendalikan karhutla, BPBD Sulbar juga mengintensifkan distribusi air bersih ke pemukiman warga yang terdampak kekeringan panjang, khususnya di Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamuju Tengah.

"Pendistribusian air bersih terus kami lakukan secara intensif untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat yang mengalami krisis air," kata Yasir.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, segera melaporkan munculnya titik api baru, serta lebih bijak dalam menggunakan pasokan air bersih selama musim kemarau.

Editor: Suandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut