Penampakan Menu MBG di Mamasa Usai 14 Siswa Keracunan, Lauk Ayam Diduga Basi
MAMASA, iNewsMamuju.id - Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa 14 siswa SMP Negeri 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kini berfokus pada kualitas hidangan yang disajikan. Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tabulahan tersebut disinyalir mengalami pemicu kelayakan.
Kapolsek Tabulahan, IPDA Wardhana Arsyad, mengungkapkan bahwa hidangan yang dibagikan kepada para siswa disajikan dalam wadah stainless sekat lima. Menu tersebut terdiri dari nasi putih, ayam masak bumbu, tumis kangkung tauge, tempe goreng, dan potongan buah semangka segar.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan dari pihak sekolah, masalah diduga berasal dari olahan lauk ayam masak bumbu," ujar IPDA Wardhana Arsyad saat memberikan keterangan, Senin (28/9/2026).
Pihak guru SMPN 1 Tabulahan yang melakukan pengecekan tak lama setelah belasan siswa mengeluh mual, pusing, hingga sesak napas, mendapati bahwa lauk ayam yang disajikan terindikasi sudah dalam kondisi basi.
"Dari sekitar 30 siswa yang mengonsumsi sajian MBG siang itu, ada 12 anak yang langsung mengalami gejala mual, pusing, dan sakit perut ekstrem setelah memakan hidangan tersebut," terang IPDA Wardhana.
Saat ini, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pengelola SPPG Tabulahan pimpinan Muh Ikbal (27) guna memeriksa kelayakan bahan dan proses pengolahan makanan. Sampel makanan dari wadah saji juga telah diamankan untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut demi memastikan penyebab pasti keracunan massal tersebut.
Editor: A. Rudi Fathir