get app
inews
Aa Text
Read Next : Kapolresta Mamuju Rilis 6 Kasus Narkotika, 8 Tersangka Diamankan Awal 2026

Abon Diduga Berulat, GMNI Mamuju Tengah Soroti Kualitas Menu MBG

Senin, 02 Maret 2026 | 19:59 WIB
header img
Abon Menu Makanan Bergizi Gratis MBG yang di bagikan terhadap siswa di temukan berulat. Foto: iNewsMamuju.id/Wahid

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.idMenu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di Kabupaten Mamuju Tengah diduga ditemukan dalam kondisi berulat. Temuan tersebut langsung mendapat sorotan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju Tengah usai menerima laporan pada Senin (02/03/2026).

Ketua DPC GMNI Mamuju Tengah, Gibran, menegaskan bahwa temuan tersebut sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan kesehatan siswa apabila dikonsumsi.

“Diduga kuat berulat, temuan tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan kesehatan siswa yang mengonsumsinya,” jelas Gibran.

Ia menilai, makanan yang disajikan kepada para siswa seharusnya memenuhi standar kebersihan dan kelayakan konsumsi, mengingat program MBG bertujuan untuk menunjang asupan gizi dan kesehatan pelajar.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini, sebab mestinya makanan yang disajikan kepada siswa harus memenuhi standar kebersihan dan kelayakan konsumsi,” sambungnya.

Menurut Gibran, penyediaan makanan kepada masyarakat, khususnya kepada siswa, bukan sekadar menjalankan program semata. Lebih dari itu, hal tersebut menyangkut aspek kesehatan, keselamatan, serta tanggung jawab moral dari pihak penyedia maupun instansi terkait.

“Menu MBG yang diduga kuat berulat tersebut adalah bentuk kelalaian serius. Kami meminta agar makanan yang tidak layak konsumsi segera ditarik dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Jika terdapat unsur kelalaian, maka harus ada pertanggungjawaban yang jelas,” tegasnya.

DPC GMNI Mamuju Tengah pun mendesak pihak penyedia dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan hingga distribusi menu MBG. Evaluasi tersebut dinilai penting guna memastikan kualitas bahan baku, kebersihan dapur produksi, serta sistem pengawasan sebelum makanan dibagikan kepada siswa.

GMNI berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, serta meminta agar pengawasan terhadap program Makanan Bergizi Gratis diperketat demi menjamin keamanan dan kesehatan para penerima manfaat, khususnya pelajar di Mamuju Tengah.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut