Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Kantongi Alat Bukti Kasus Penganiayaan di Malunda, Calon Tersangka Didalami
Advertisement . Scroll to see content

Usai Cekcok Berujung Penganiayaan di Majene, Polisi Sukses Mediasi Dua Pihak Berakhir Damai

Selasa, 29 September 2026 | 20:32 WIB
  • author Irfandi
Usai Cekcok Berujung Penganiayaan di Majene, Polisi Sukses Mediasi Dua Pihak Berakhir Damai
Kasus dugaan penganiayaan yang sempat memicu ketegangan di Dusun Ratte Padang, Desa Awo, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, berakhir damai.

MAJENE, iNewsMamuju.id - Kasus dugaan penganiayaan yang sempat memicu ketegangan di Dusun Ratte Padang, Desa Awo, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, akhirnya berbuah manis. Perselisihan antawarga tersebut resmi diselesaikan secara damai melalui pendekatan kekeluargaan.

Penyelesaian konflik ini difasilitasi langsung oleh jajaran Polsek Sendana Polres Majene melalui metode problem solving. Proses mediasi dihadirkan dengan mempertemukan kedua belah pihak yang bertikai di Mako Polsek Sendana pada Selasa (29/9/2026).

Jalannya mediasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Sendana, IPTU Bafruddin Pambabu, S.H., serta dihadiri oleh jajaran personel dan keluarga dari masing-masing pihak.

Insiden tersebut sejatinya bermula dari dugaan penganiayaan yang terjadi pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 12.00 WITA. Peristiwa ini melibatkan dua petani asal Dusun Peledoa, Desa Panggalo, Kecamatan Ulumanda, yakni R (26) dan B (29), yang bertikai dengan RG (28), petani asal Dusun Ratte Padang, Desa Awo.

Guna mencegah gejolak sosial yang meluas di tengah masyarakat, personel Polsek Sendana bertindak cepat dengan mengedepankan pendekatan dialogis dan musyawarah.

Setelah melalui proses diskusi yang intensif dan terbuka, kedua pihak sepakat untuk saling memaafkan dan mengakhiri perselisihan. Kesepakatan damai tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh kedua belah pihak di hadapan saksi keluarga dan aparat kepolisian.

Kapolsek Sendana IPTU Bafruddin Pambabu menegaskan, langkah problem solving menjadi jalan utama kepolisian untuk membantu masyarakat menyelesaikannya tanpa harus berlarut-larut.

“Yang terpenting adalah bagaimana persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik, tidak berlarut-larut, serta tidak menimbulkan persoalan baru. Kami mengedepankan komunikasi dan musyawarah agar kedua belah pihak dapat memahami dan menghormati kesepakatan yang telah dibuat,” tegas IPTU Bafruddin.

Ia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar memetik pelajaran dari peristiwa ini dan selalu mengedepankan dialog dalam menghadapi setiap riak permasalahan.

Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Dusun Ratte Padang dan sekitarnya dipastikan kembali kondusif.***

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut