Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Masuk Hari Kedua, Karhutla di Tommo Mamuju Belum Padam, Tim Gabungan Siaga Cegah Api Meluas
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla Seluas 20 Hektare Landa Desa Buana Sakti Tommo, Tim Gabungan Buat Jalur Pemutus Api

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:50 WIB
  • author Irfandi
Karhutla Seluas 20 Hektare Landa Desa Buana Sakti Tommo, Tim Gabungan Buat Jalur Pemutus Api
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulbar bersama tim gabungan dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulbar bersama tim gabungan dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api yang telah menghanguskan puluhan hektare lahan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengungkapkan bahwa titik kebakaran utama di Desa Buana Sakti diperkirakan mencapai luas 20 hektare. Selain itu, petugas juga masih mendata dua titik kebakaran tambahan di wilayah Tommo 2 dan Tommo 5.

"Sebanyak 29 personel gabungan dikerahkan ke lapangan, terdiri atas BPBD Sulbar, BPBD Mamuju, Manggala Agni dari Pondok Kerja Mamuju dan Palu, serta unsur BPBPK Sulbar," ujar Yasir Fattah, Senin (12/10/2026).

Dalam operasi pemadaman di lapangan, petugas menghadapi kendala utama berupa minimnya ketersediaan sumber air serta kebutuhan tambahan armada kendaraan operasional untuk menyuplai air ke titik api.

Mengatasi kendala tersebut, tim gabungan berfokus menggunakan metode isolasi atau pembuatan jalur pemutus api (firebreak) untuk membatasi pergerakan laju api agar tidak meluas ke area permukiman maupun perkebunan warga. Tercatat, total jalur pemutus api yang telah dikerjakan mencapai sekitar 450 meter dengan lebar bervariasi.

Hingga saat ini, persentase lahan yang berhasil ditangani dan dikendalikan dilaporkan mencapai sekitar 25 persen. Petugas juga mengimbau warga sekitar lokasi agar mengenakan masker untuk mengantisipasi paparan asap pekat serta segera melapor jika menemukan titik api baru.

Editor: Suandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut