Antisipasi Dampak Kabut Asap, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Masker Gratis Saat Patroli Malam
MAMUJU, iNewsMamuju.id - Fenomena kabut asap yang menyelimuti kawasan Sulawesi Barat mulai mengganggu kenyamanan dan jarak pandang para pengguna jalan. Menanggapi kondisi tersebut, jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar membagikan masker gratis kepada para pengendara saat patroli malam, Sabtu (17/10/2026).
Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko gangguan pernapasan serta menjaga keselamatan lalu lintas di tengah menurunnya kualitas udara.
Petugas menyisir sejumlah titik jalan utama dan menghentikan pengendara yang melintas tanpa pelindung wajah untuk diberikan masker secara langsung.
Perwira lapangan Ditlantas Polda Sulbar, Ipda Herman Lallo, menyebutkan bahwa pembagian masker ini dipicu oleh banyaknya warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah meski paparan asap cukup pekat.
"Kondisi udara sedang berasap, tapi mobilitas masyarakat tetap tinggi. Kami turun membagikan masker untuk meminimalkan dampak kesehatan selama pengendara berada di jalan," ujar Herman.
Selain membagikan masker, petugas di lapangan juga mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan. Kabut asap yang tebal dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas akibat berkurangnya jarak pandang.
Para pengendara diminta untuk selalu menyalakan lampu utama kendaraan, menurunkan kecepatan, serta mematuhi batas jarak aman antarkendaraan.
Dirlantas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, menegaskan pengawasan di jalur rawan kabut asap akan terus ditingkatkan. Aksi pembagian masker gratis ini rencananya akan rutin dilakukan selama kondisi udara di wilayah Sulawesi Barat belum membaik.
"Keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kepatuhan berkendara, tetapi juga mengantisipasi gangguan kesehatan akibat faktor cuaca ekstrem seperti kabut asap ini," tegas Nurhadi.
Pihak kepolisian pun mengingatkan masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, serta selalu menggunakan alat pelindung diri saat berkendara.
Editor: Suandi