MAMUJU, iNewsMamuju.id – Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Sulbar, Maddareski Salatin, bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Sulbar menggelar dialog, sebagai bentuk koordinasi dan sosialisasi kesiapan mudik.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM) yang menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, khususnya saat momentum mudik Lebaran.
Dalam dialog tersebut, Maddareski Salatin menekankan bahwa kesiapan mudik tidak hanya soal kelancaran lalu lintas, tetapi juga menyangkut aspek kesehatan dan keamanan pemudik. Ia mengingatkan masyarakat agar memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi siap jalan, mulai dari rem, lampu, ban hingga kelengkapan surat-surat. Jangan sampai perjalanan terganggu karena kelalaian teknis,” tegasnya.
Ia juga mengimbau para pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah. Pemudik diminta memanfaatkan Posko Terpadu maupun rest area yang telah disiapkan untuk beristirahat demi menjaga konsentrasi selama perjalanan.
Tak hanya itu, Pemprov Sulbar bersama instansi terkait menyiapkan pos pengamanan serta pos pemeriksaan kesehatan di sejumlah titik strategis jalur mudik. Pos-pos tersebut akan memberikan layanan medis, pemeriksaan kesehatan cepat, serta pengawasan keamanan bagi para pemudik.
“Kami siapkan tim kesehatan untuk pemeriksaan cepat dan tim keamanan yang berkolaborasi dengan kepolisian agar seluruh jalur mudik terpantau optimal,” tambah Maddareski.
Operasi terpadu ini melibatkan Perkimtanhub, kepolisian, TNI, serta instansi teknis lainnya. Pengamanan mencakup pengaturan arus lalu lintas, penegakan disiplin berlalu lintas, hingga layanan bantuan darurat jika terjadi kendala di perjalanan.
Maddareski juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan angkutan umum resmi dan terpercaya, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta tidak mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Keselamatan dan kesehatan pemudik adalah prioritas utama. Manfaatkan fasilitas yang tersedia, patuhi aturan, dan nikmati perjalanan dengan aman dan nyaman,” tegasnya menutup dialog.
Dengan sinergi lintas sektor ini, Pemprov Sulbar optimistis arus mudik Lebaran 1447 H di wilayah Sulawesi Barat dapat berjalan lancar, tertib, dan aman, sehingga masyarakat bisa merayakan Hari Raya bersama keluarga tanpa hambatan berarti.
Editor : A. Rudi Fathir
Artikel Terkait
