Evaluasi Haji 2026, Kemenhaj Sulbar Fokus Benahi Data Jamaah dan Layanan Lansia

Suandi
Kemenhaj Sulbar saat rapat evaluasi penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 di Aula Shafa Asrama Haji Transit Mamuju, Rabu (15/7/2026). Foto: Suandi/iNewsMamuju.id)

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Barat mulai mengevaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai bahan perbaikan layanan pada musim haji tahun berikutnya.

Evaluasi yang digelar di Aula Shafa Asrama Haji Transit Mamuju, Rabu (15/7/2026), melibatkan jajaran Kemenhaj Sulbar, kantor Kemenhaj kabupaten, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Imigrasi, hingga Bank Penerima Setoran.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sulbar, H. Ahmad Barambangy, mengatakan forum tersebut difokuskan untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan selama penyelenggaraan haji 2026, bukan mencari pihak yang harus disalahkan.

Menurut dia, hasil evaluasi akan menjadi dasar penyempurnaan pelayanan kepada calon jamaah haji Sulawesi Barat pada musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

"Evaluasi ini bukan mencari siapa yang salah, tetapi menjadi cermin untuk melihat sejauh mana layanan haji yang telah diberikan kepada masyarakat Sulbar," kata Ahmad.

Dalam evaluasi tersebut, Kemenhaj Sulbar menyoroti empat aspek utama yang dinilai masih perlu diperkuat.

Pertama, akurasi data jamaah melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT). Validasi identitas, mulai dari nomor induk kependudukan (NIK), nama hingga nomor paspor, diharapkan bebas dari kesalahan administrasi.

Kedua, peningkatan pelayanan bagi jamaah lanjut usia (lansia) dan jamaah berisiko tinggi. Petugas diminta lebih mengedepankan pendekatan yang humanis selama proses penyelenggaraan ibadah haji.

Ketiga, seluruh tahapan penyelenggaraan, mulai dari pelunasan biaya haji, manasik hingga pemberangkatan, harus berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan tepat waktu.

Sementara aspek keempat berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, termasuk optimalisasi aplikasi Satu Haji dan digitalisasi dokumen untuk mempercepat proses pelayanan.

Selain pemaparan hasil evaluasi, peserta rapat juga diberi kesempatan menyampaikan kritik, masukan, dan usulan perbaikan terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Masukan tersebut akan dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah perbaikan agar pelayanan haji di Sulawesi Barat pada musim haji mendatang dapat berlangsung lebih efektif, tertib, dan responsif terhadap kebutuhan jamaah.

Editor : A. Rudi Fathir

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network