BBM Langka di Majene, HMI Desak Polisi Usut Dugaan Penimbunan

Irfandi
Kasat Reskrim Polres Majene AKP Fredy, S.H., M.H., bersama Kasat Intelkam Iptu Fahruddin Syahran, S.H. Saat Menerima Perwakilan HMI Cabang Majene yang Menggelar Aksi di Halaman Mapolres Majene. Foto: iNewsMamuju.id

MAJENE, iNewsMamuju.id — Persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene mendapat sorotan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene. Aspirasi tersebut disampaikan melalui aksi terbuka yang berlangsung di halaman Mako Polres Majene, Rabu (9/9/2026).

Aksi yang berlangsung secara damai itu mendapat pengawalan dari jajaran Polres Majene. Personel kepolisian diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Dalam aksinya, massa HMI menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kondisi kelangkaan BBM yang terjadi di wilayah Kabupaten Majene. Mereka mendesak aparat kepolisian mengusut secara tuntas faktor yang menyebabkan pasokan BBM mengalami kelangkaan dan berdampak terhadap masyarakat.

Selain persoalan kelangkaan, massa juga meminta kepolisian menindaklanjuti dugaan adanya praktik penimbunan BBM bersubsidi. Menurut massa aksi, penyalahgunaan BBM bersubsidi berpotensi merugikan masyarakat dan mengganggu distribusi BBM yang seharusnya dapat dinikmati secara tepat sasaran.

Setelah menyampaikan aspirasi, perwakilan massa aksi kemudian diberikan ruang untuk berdialog langsung dengan jajaran Polres Majene. Audiensi tersebut diikuti Kasat Reskrim Polres Majene AKP Fredy, S.H., M.H., bersama Kasat Intelkam Iptu Fahruddin Syahran, S.H.

Dialog berlangsung terbuka dan konstruktif. Kedua pihak membahas persoalan kelangkaan BBM, termasuk pentingnya pengawasan terhadap proses distribusi BBM bersubsidi agar tidak terjadi penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang mengambil keuntungan secara tidak semestinya.

Dalam audiensi tersebut, kepolisian dan perwakilan massa juga menyepakati pernyataan sikap untuk bersama-sama mengawal persoalan kelangkaan BBM di Kabupaten Majene.

Polres Majene menegaskan komitmennya untuk mengambil langkah tegas apabila dalam proses penelusuran ditemukan adanya penyalahgunaan atau praktik yang melanggar ketentuan terkait BBM bersubsidi.

Pengamanan aksi yang dilakukan personel Polres Majene juga menjadi bagian dari upaya memastikan hak masyarakat dan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi. Di saat yang sama, kepolisian menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk memastikan aktivitas warga di sekitar Jalan Jenderal Sudirman tetap berjalan normal.

Ruang dialog yang dibuka antara kepolisian dan massa aksi menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara aman, tertib, dan solutif. Aspirasi mengenai kelangkaan BBM tersebut selanjutnya menjadi perhatian bersama untuk mendorong pengawasan distribusi BBM bersubsidi serta mencegah praktik penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat Majene.

Dengan pengawalan yang humanis dan komunikasi terbuka, Polres Majene tidak hanya memastikan aksi berjalan kondusif, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan keresahan masyarakat sekaligus mencari langkah penyelesaian terhadap persoalan BBM di Kabupaten Majene.

Editor : A. Rudi Fathir

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network