Prabowo Bongkar Ancaman Perpecahan Bangsa: Ada Kelompok Ingin Indonesia Terbelah!

Jonathan Simanjuntak/Fathir
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan ancaman perpecahan bangsa saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA, iNewsMamuju.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat tentang adanya kelompok yang ingin mendirikan negara berdasarkan identitas suku, ras, maupun agama tertentu. Menurutnya, gagasan tersebut berpotensi menjadi sumber perpecahan dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peringatan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jumat (30/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama yang harus terus dijaga demi mempertahankan persatuan bangsa di tengah keberagaman Indonesia.

Prabowo secara terbuka menyoroti kelompok-kelompok yang tidak menghendaki Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai, keinginan membangun negara berdasarkan kepentingan kelompok tertentu justru dapat memicu konflik dan merusak persaudaraan nasional.

"Ada yang ingin mendidikan negara agama, ada yang ingin mendidikan negara berdasarkan suku, ada yang ingin mendidikan negara berdasarkan ras. Ini sumber perpecahan," kata Prabowo.

Presiden juga mengaitkan ancaman perpecahan tersebut dengan berbagai konflik dan peperangan yang terjadi di sejumlah negara. Menurutnya, pertikaian yang dipicu perbedaan dan kepentingan kelompok telah mengakibatkan banyak korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah.

Ia mengingatkan bahwa perpecahan sebuah negara dapat terjadi ketika para pemimpinnya lengah dan tidak mampu mengantisipasi gerakan yang berupaya mengadu domba masyarakat.

Prabowo menegaskan, Indonesia tidak boleh menganggap remeh potensi ancaman terhadap persatuan nasional. Sebab, kelompok yang menginginkan Indonesia terpecah juga menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

"Kenapa? Pemimpin-pemimpinnya tidak waspada. Kenapa? Terpecah. Ada kelompok-kelompok di Indonesia yang ingin negara kita pecah, yang ingin negara kita pecah," ujar Prabowo.

Meski menyampaikan peringatan tersebut, Prabowo tetap menunjukkan optimisme terhadap kekuatan bangsa Indonesia. Ia meyakini bahwa NKRI memiliki fondasi dan kekuatan besar untuk menghadapi berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional.

Kepala Negara memastikan pemerintah akan terus meningkatkan kewaspadaan serta berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang dapat mengancam persatuan dan keutuhan bangsa.

"Tapi percayalah kekuatan NKRI besar. Kita waspada sekarang dan kita akan atasi semua masalah itu dengan baik," ucapnya.

Pernyataan Presiden tersebut menjadi pengingat bahwa keberagaman suku, agama, ras, dan golongan merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga, bukan dijadikan alasan untuk menciptakan perpecahan.

Di tengah berbagai tantangan kebangsaan, Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika tetap menjadi landasan penting dalam menjaga persatuan serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Editor : A. Rudi Fathir

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network