Pembukaan Muswil ke-3 Muhammadiyah Sulbar Berlangsung Khidmat

PASANGKAYU, iNewsMamuju.id - Pembukaan Muswil ke 3 Muhammadiyah Sulbar yang dilaksanakan di Masjid Muhammadiyah Nur Falaq, Kabupaten Pasangkayu berlangsung Khidmat. Jumat (24/2/2023).
Muswil ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Irwan Akib.
PJ Gubernur Sulbar Akmal Malik, Bupati Pasangkayu H Yaumil Ambo Djiwa, Bupati Mamasa Ramdan Badawi, Wakil Bupati Polewali M Natsir Rahman, anggota DPR RI Dapil Sulbar fraksi Nasdem Ratih Singkarru', anggota DPD RI Dapil Sulbar Ajbar serta Andri Prayoga Singkarru, Anggota DPRD Pasangkayu Muslihat Kamaluddin hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua Muhammadiyah Sulbar Wahyun Mawardin berterima kasih kepada pimpinan daerah Muhammadiyah Pasangkayu karena sukses melaksanakan Musywil ke 3 Muhammadiyah Sulbar.
Wahyu mengatakan, salah satu program Muhammadiyah sulbar Muhammadiyah akan merencanakan mendirikan universitas Muhammadiyah di Pasangkayu.
"Hal ini dilakukan demi memajukan Sulbar dan mencerahkan Indonesia melalui peran Muhammadiyah," ungkapnya.
Sementara Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa mengapresiasi terselenggaranya Muswil ke-3 Muhammadiyah di Pasangkayu. Ia juga mengapresiasi atas keterlibatan Muhammadiyah dalam membantu suksesnya pembangunan di Kabupaten Pasangkayu.
"Selamat ber-Muswil, dan selaku pemerintah daerah saya menyambut dengan baik atas terselenggaranya Muswil ke-3 Muhammadiyah Sulbar di Kabupaten Pasangkayu," ucapnya.
Ditempat yang sama, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib mengatakan, anak Muhammadiyah hadir untuk Negeri ini. Ia juga mengutarakan, Muhammadiyah sangat peduli atas kemanusiaan berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
"Muhammadiyah sangat peduli dengan kemanusiaan, karena kehadiran Muhammadiyah merupakan kehadiran manusia sejagat," jelasnya.
Ia berharap pelaksanaan Muswil ini demi melahirkan pemimpin baru dengan tertib dan tentram, demi terwujud masyawarah yang teladan dan beradab.
"Para calon pimpinan Muhammadiyah Kabupaten, agar dapat memaparkan program kerja Muhammadiyah, bukan berdasarkan program pusat. Karena, setiap wilayah kita berharap agar memiliki program tersendiri," harapnya.
Editor : Lukman Rahim