get app
inews
Aa Text
Read Next : Kapolresta Mamuju Hadiri Rapim TNI-Polri, Presiden Prabowo Tekankan Soliditas Nasional

Gulung Sindikat Curanmor Trail, Polresta Mamuju Sita 15 Motor – Kerugian Tembus Rp500 Juta!

Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:42 WIB
header img
Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi Didampingi Kasat Reskrim AKP Agustinus Pigay dan Kasi Humas Iptu Herman Basir Saar menggelar Prees Relis Hasil Pengungkapan Curanmor.Foto: iNewsMamuju.id

MAMUJU, iNewsMamuju.id — Komitmen menghadirkan rasa aman bagi masyarakat kembali dibuktikan jajaran Polresta Mamuju. Dalam pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah hukumnya, polisi berhasil mengamankan 15 unit sepeda motor dari 15 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda sepanjang akhir 2025 hingga awal Februari 2026.

Pengungkapan besar ini disampaikan langsung Kapolresta Mamuju, Ferdyan Indra Fahmi, saat memimpin konferensi pers di Mamuju, Jumat (13/2/2026). Ia didampingi Kasat Reskrim Agustinus Pigay serta Kasi Humas Herman Basir.

Dalam keterangannya, Kapolresta mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif dan pemetaan laporan masyarakat. Dari total 15 laporan polisi yang masuk, seluruhnya berhasil diungkap dan mengarah pada satu jaringan pelaku.

“Empat orang telah teridentifikasi sebagai bagian dari sindikat. Tiga di antaranya sudah kami amankan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO),” tegas Ferdyan.

Keempat pelaku masing-masing berinisial YF (35), AS (23), KF (32), dan ICH (27). Tiga pelaku berperan sebagai eksekutor yang turun langsung mencuri kendaraan, sedangkan satu lainnya bertindak sebagai pengintai yang memetakan lokasi dan menentukan target.

Motor jenis trail menjadi sasaran utama sindikat ini. Alasannya, kendaraan tipe tersebut memiliki permintaan tinggi di wilayah pedesaan dan daerah terpencil, sehingga lebih mudah dijual tanpa banyak kecurigaan. Setiap unit hasil curian dilepas dengan harga miring, berkisar Rp10 juta hingga Rp15 juta per unit—jauh di bawah harga pasaran yang mencapai Rp35 juta hingga Rp40 juta.

Akibat aksi mereka, total kerugian para korban ditaksir menembus lebih dari Rp500 juta.

Kapolresta menegaskan, keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan Polri dalam memberantas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Ia juga mengapresiasi peran aktif warga yang memberikan informasi penting sehingga pengungkapan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

“Kami akan terus melakukan pengembangan untuk memburu pelaku yang masih DPO dan memutus mata rantai peredaran kendaraan hasil curian. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada, gunakan kunci ganda, dan segera laporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan,” ujarnya.

Pengungkapan sindikat curanmor ini menjadi sinyal keras bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Mamuju. Dengan langkah tegas dan terukur, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, serta rasa aman warga semakin terjamin.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut