Ombak Maut Pantai Sarudu Pasangkayu! Dua Pelajar Tewas Terseret Gelombang
PASANGKAYU, iNewsMamuju.id — Suasana duka menyelimuti Dusun Sempo Selatan, Desa Sarudu, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu. Dua remaja perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah terseret ombak ganas saat berenang di Pantai Sempo Selatan, Jumat sore (02/01/2026).
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Empat orang anak dilaporkan terseret gelombang laut saat mandi di pantai. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti personel Polsek Sarudu yang bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) begitu menerima laporan masyarakat sekitar pukul 17.30 WITA.
Dari kejadian tersebut, dua korban dinyatakan meninggal dunia, masing-masing Anna Sapiani (14), pelajar SMP, dan Nurmanisa (15), pelajar SMA. Keduanya merupakan warga Dusun Sempo Selatan, Desa Sarudu. Pihak Puskesmas Sarudu 1 menyatakan kedua korban telah meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Sementara itu, dua korban lainnya yakni Nuralvaiki (14) dan Nuraila Nur Fatin (10) berhasil diselamatkan warga. Keduanya langsung dirujuk ke RS Ako Pasangkayu untuk mendapatkan perawatan intensif akibat kondisi fisik yang lemah pasca tenggelam.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, keempat korban awalnya berangkat dari rumah menuju pantai untuk mandi laut. Saat asyik bermain air di tepi pantai, tiba-tiba datang ombak besar yang menghempas dan menyeret mereka ke arah laut dalam. Kondisi gelombang yang mendadak tinggi membuat para korban kehilangan kendali hingga tenggelam.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan. Dengan penuh perjuangan, keempat korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sarudu 1. Namun takdir berkata lain, dua di antaranya tidak dapat diselamatkan.
Sekitar pukul 19.00 WITA, jenazah kedua korban diantar pihak keluarga menuju rumah duka masing-masing. Keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan tidak mempermasalahkan secara hukum, serta memastikan tidak adanya unsur tindak pidana.
Rencananya, pemakaman kedua korban akan dilaksanakan pada Sabtu (03/01/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Kapolsek Sarudu IPTU Sofian Safrudin, S.Pd. menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di wilayah pesisir.
“Kami mengingatkan agar masyarakat lebih waspada, terutama saat kondisi cuaca dan gelombang laut tidak menentu. Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama,” tegas IPTU Sofian.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya tersembunyi di balik keindahan pantai, sekaligus alarm kewaspadaan bagi seluruh masyarakat pesisir Sulawesi Barat.
Editor : A. Rudi Fathir