get app
inews
Aa Text
Read Next : Manakarra Fair Pecahkan Rekor, Sulbar Kini Raja Festival Nasional

Percepat BTT, Pemprov Sulbar Gerak Cepat Tangani Korban Kebakaran Galung Tuluk

Senin, 02 Maret 2026 | 22:42 WIB
header img
Sisa Puing Korban bencana kebakaran di Desa Galung Tuluk Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. Foto; InewsMamuju.id/Fathir

MAMUJU, iNewsMamuju.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, mengikuti rapat terbatas yang digelar di Ruang Rapat Gubernur Sulawesi Barat, Senin (2/3/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Suhardi Duka dan didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana. Turut hadir para Asisten Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat guna membahas langkah strategis percepatan penanganan bencana.

Agenda utama pertemuan membahas percepatan pengalokasian Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan korban kebakaran di Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya agar bantuan dapat segera tersalurkan kepada masyarakat terdampak.

Dalam arahannya, Suhardi Duka menekankan pentingnya respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar warga korban kebakaran terpenuhi. Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait bergerak cepat, tepat, dan tetap mengedepankan akuntabilitas dalam setiap tahapan administrasi maupun penyaluran bantuan.

“Penanganan korban harus menjadi prioritas. Jangan sampai masyarakat menunggu terlalu lama. Semua harus bergerak cepat, tetapi tetap sesuai aturan,” tegasnya dalam rapat tersebut.

Menindaklanjuti arahan itu, Kepala BPKAD Sulbar Mohammad Ali Chandra memastikan kesiapan pihaknya dalam mengawal proses pengalokasian dan pencairan BTT sesuai ketentuan yang berlaku.

“Arahan Bapak Gubernur sangat jelas, bahwa penanganan korban kebakaran harus menjadi prioritas. Kami di BPKAD akan memastikan pengalokasian BTT dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas serta transparansi pengelolaan keuangan daerah,” ujar Ali Chandra.

Ia menambahkan, BTT merupakan instrumen fiskal yang memang disiapkan untuk kondisi darurat seperti bencana alam maupun kebakaran, sehingga penggunaannya harus responsif tanpa mengabaikan regulasi.

“Kami akan berkoordinasi intensif dengan perangkat daerah teknis agar proses administrasi berjalan efektif, sehingga bantuan dapat segera dirasakan oleh masyarakat terdampak di Galung Tuluk,” tambahnya.

Rapat terbatas ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadirkan negara di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Selain itu, langkah percepatan BTT juga menjadi bukti bahwa tata kelola keuangan daerah tetap dijalankan secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab.

Dengan gerak cepat tersebut, diharapkan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak kebakaran di Desa Galung Tuluk dapat segera terwujud, sehingga aktivitas warga bisa kembali berjalan normal.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut