Damkar Sulbar Tangkap Ular Black Boiga 2,5 Meter di Area Rujab Wagub
MAMUJU, iNewsMamuju.id — Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani potensi ancaman satwa liar di lingkungan permukiman. Seekor ular jenis Black Boiga sepanjang kurang lebih 2,5 meter berhasil diamankan di area kebun sayuran dan pisang yang berada tepat di depan rumah jabatan Wakil Gubernur Sulbar, Jumat kemarin
Penangkapan ular tersebut bermula dari laporan warga yang melihat keberadaan reptil itu melintas di sekitar lokasi. Warga yang merasa khawatir kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas piket Damkar Sulbar untuk ditindaklanjuti.
Salah satu personel Damkar Sulbar, Denny, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat. Tim kemudian melakukan penyisiran di area kebun hingga akhirnya berhasil menemukan dan menangkap ular tersebut menggunakan peralatan standar.
“Ada warga yang melapor kepada kami. Begitu menerima laporan, kami segera melakukan pencarian dan penangkapan menggunakan peralatan yang kami miliki. Hasilnya, seekor ular jenis Black Boiga dengan panjang sekitar 2,5 meter berhasil diamankan,” jelasnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti kesigapan Damkar Sulbar dalam menjaga keselamatan warga dari potensi bahaya satwa liar. Langkah cepat tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam menjamin rasa aman masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Andi Juandi, mengimbau masyarakat agar tidak bertindak sendiri saat menemukan hewan berbahaya di lingkungan sekitar.
“Kami sarankan agar masyarakat tidak mencoba menangkap hewan berbisa seperti ular dan lebah, kecuali memiliki keahlian serta peralatan yang memadai. Lebih baik segera menghubungi pihak pemadam kebakaran,” tegasnya.
Diketahui, ular Black Boiga atau Boiga dendrophila gemmicincta merupakan spesies ular berbisa menengah yang endemik di Pulau Sulawesi. Ular ini memiliki ciri khas warna hitam mengilap dengan lingkaran kuning menyerupai cincin, aktif pada malam hari (nokturnal), serta dikenal lincah karena mampu memanjat dan berenang dengan baik. Panjang tubuhnya bahkan dapat mencapai lebih dari dua meter.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap keberadaan satwa liar, terutama di area kebun dan permukiman yang berdekatan dengan habitat alami. Respons cepat dan kolaborasi antara warga dan petugas menjadi kunci utama dalam mencegah potensi bahaya yang lebih besar.
Editor : A. Rudi Fathir