Antrean Sawit Mengular di PT MAS, Sopir Rela Tunggu Berhari-hari
MATENG, iNewsMamuju.id – Antrean kendaraan pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terlihat mengular hingga ratusan meter di depan pabrik pengolahan milik PT MAS yang berada di Desa Barakkang, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Rabu (24/6/2026).
Pemandangan antrean panjang tersebut membentang mulai dari pintu masuk perusahaan hingga mencapai ruas Jalan Trans Sulawesi. Puluhan truk dan kendaraan pengangkut sawit tampak berjajar menunggu giliran untuk melakukan penimbangan dan membongkar muatan di area pabrik.
Kondisi ini bahkan membuat sejumlah sopir harus rela menghabiskan waktu berhari-hari di lokasi antrean. Mereka tetap bertahan karena menilai pelayanan perusahaan berjalan baik serta harga pembelian TBS yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan beberapa perusahaan lainnya.
“Dari dulu kami memang ke sini, Pak. Selain harga yang tinggi, pelayanan dan antreannya juga tertib,” ujar Rano, salah seorang sopir yang mengaku telah mengantre selama empat hari.
Menurut para sopir, tingginya minat petani dan pengangkut sawit untuk menjual hasil panennya ke PT MAS menjadi salah satu penyebab terjadinya penumpukan kendaraan. Selain berasal dari wilayah Mamuju Tengah, banyak pula muatan sawit yang datang dari luar daerah untuk dipasarkan ke perusahaan tersebut.
Faktor harga yang kompetitif, pelayanan yang dianggap memuaskan, serta akses jalan yang relatif mudah menjadi alasan utama para petani dan sopir lebih memilih PT MAS dibandingkan pabrik pengolahan lainnya.
“Pelayanan yang bagus, harga yang tinggi dibanding perusahaan lain, dan akses jalan yang dekat menjadi alasan kami tetap menjual ke sini, Pak,” lanjut Rano.
Meski demikian, antrean panjang yang terjadi hampir setiap hari mulai menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi mengganggu arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi. Para sopir berharap pihak perusahaan dapat mencari solusi guna mengurai kepadatan kendaraan sehingga proses bongkar muat dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Hingga kini, aktivitas penerimaan TBS di PT MAS masih berlangsung normal dengan antrean kendaraan yang terus berdatangan dari berbagai wilayah. Kondisi tersebut menjadi gambaran tingginya aktivitas sektor perkebunan sawit di Mamuju Tengah yang terus menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat setempat.
Editor : A. Rudi Fathir