Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Dapat Pendampingan Psikologis
Advertisement . Scroll to see content

Penjual Es Kuwut, Putra Anggota Polda Sulbar Lolos Seleksi Akpol ke Semarang

Minggu, 28 Juni 2026 | 20:10 WIB
  • author Suandi
Penjual Es Kuwut, Putra Anggota Polda Sulbar Lolos Seleksi Akpol ke Semarang
Zackly Alfay Sabhara, putra pasangan Aipda Burhan dan Zani Harny, berhasil lolos seleksi tingkat daerah penerimaan Akademi Kepolisian (Akpol) dan berhak melanjutkan tahapan seleksi tingkat pusat di Semarang. (Foto: Istimewa).

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Kabar membanggakan datang dari Sulawesi Barat. Zackly Alfay Sabhara, putra pasangan Aipda Burhan dan Zani Harny, berhasil lolos seleksi tingkat daerah penerimaan Akademi Kepolisian (Akpol) dan berhak melanjutkan tahapan seleksi tingkat pusat di Semarang. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus masyarakat Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Polewali Mandar.

Zackly merupakan lulusan SMA Negeri 1 Mamuju yang dikenal sebagai pribadi sederhana, disiplin, dan pekerja keras. Di sela-sela kesibukannya menempuh pendidikan, ia tetap menyempatkan diri membantu kedua orang tuanya berjualan es kuwut di kawasan Pantai Manakarra, baik selama bulan Ramadan maupun saat kegiatan Car Free Day.

Ayah Zackly, Aipda Burhan, merupakan personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat. Sementara ibunya, Zani Harny, berasal dari Desa Bonde, Kecamatan Campalagian. Aipda Burhan sendiri merupakan putra asli Desa Napo, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.

Keberhasilan Zackly menembus tahapan seleksi menuju Akpol menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan tekad yang kuat mampu mengantarkan seseorang meraih cita-cita. Meski berasal dari keluarga sederhana dan tetap aktif membantu usaha orang tua, Zackly mampu menunjukkan prestasi hingga berhasil melangkah ke tahapan seleksi nasional.

Aipda Burhan mengaku bersyukur atas pencapaian putranya. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi para generasi muda yang bercita-cita menjadi anggota Polri agar tidak ragu mengikuti seleksi Akpol maupun sekolah kedinasan Polri.

"Saya sebagai orang tua menghimbau kepada masyarakat yang anaknya ingin mendaftar Akpol agar jangan takut untuk mendaftar. Percayalah, proses penerimaan dilakukan secara bersih dan bebas dari praktik percaloan. Yang terpenting adalah mempersiapkan diri dengan belajar, berlatih, dan menjaga kesehatan," ujar Aipda Burhan.

Lolosnya Zackly Alfay Sabhara ke tahapan seleksi tingkat pusat di Semarang diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Sulawesi Barat, bahwa mimpi dapat diraih melalui usaha, doa, disiplin, dan kerja keras. Kisahnya menjadi bukti bahwa tidak ada keberhasilan yang instan, melainkan hasil dari perjuangan yang konsisten serta dukungan penuh dari keluarga.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut