get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Mamuju Nobar Piala Dunia di Rumah Adat, Bupati Bagi-bagi Hadiah Jutaan Rupiah

Api Tinggal 50 Meter dari Permukiman, Puluhan Hektare Lahan di Mamuju Hangus Terbakar

Rabu, 08 Juli 2026 | 11:53 WIB
header img
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa (7/7/2026) malam. (Foto: istimewa)

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa (7/7/2026) malam. Kobaran api menghanguskan puluhan hektare lahan dan sempat mengancam kawasan permukiman warga.

Titik api yang paling mengkhawatirkan berada di Dusun Talise Lambang. Jarak kobaran api diperkirakan hanya sekitar 50 meter dari jalan poros dan rumah-rumah warga sehingga memaksa tim gabungan memusatkan upaya pemadaman di lokasi tersebut.

Untuk mencegah api merambat ke permukiman, Polresta Mamuju mengerahkan personel beserta satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC). Pemadaman dilakukan bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju, Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Sulawesi Barat, BPBD Sulbar, serta mobil tangki penyuplai air dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Kasat Samapta Polresta Mamuju AKP Sirajuddin mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sumare agar masyarakat bersiaga apabila kobaran api semakin mendekati kawasan permukiman.

Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Dinas Kehutanan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta dengan unsur pemadam kebakaran kabupaten dan provinsi guna memperkuat proses pemadaman.

"Personel gabungan bersama masyarakat juga disiagakan di Dusun Talise Lambang untuk mengantisipasi penyebaran api ke area permukiman warga," kata Sirajuddin.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kebakaran telah menghanguskan puluhan hektare lahan yang tersebar di sejumlah titik, meliputi Dusun Talise Lambang, Dusun Tanjung Batu, Dusun Tanjung Batu Selatan, dan Dusun Malauwa Utara.

Penyemprotan air dilakukan secara intensif menggunakan mobil AWC dan armada pemadam lainnya, terutama pada area yang berbatasan langsung dengan permukiman warga untuk mencegah api meluas.

Hingga proses pemadaman berlangsung, tim gabungan masih terus berupaya mengendalikan kobaran api. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api baru agar dapat segera ditangani sebelum meluas.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut