Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Buron Usai Tebas Sopir Sawit di Pasangkayu, Ayah dan Anak Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Ribut Bayar Cicilan Hingga Baku Hantam, Kakak-Adik di Pasangkayu Mediasi di Kantor Desa

Kamis, 17 September 2026 | 13:55 WIB
  • author Edison S
Ribut Bayar Cicilan Hingga Baku Hantam, Kakak-Adik di Pasangkayu Mediasi di Kantor Desa
Perselisihan uang cicilan berujung baku hantam terjadi antara dua saudara kandung di Dusun Trans Biai, Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba, Pasangkayu. Foto: Istimewa

PASANGKAYU, iNewsMamuju.id - Perselisihan uang cicilan berujung baku hantam terjadi antara dua saudara kandung di Dusun Trans Biai, Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba, Pasangkayu. Masalah keluarga yang sempat memanas ini akhirnya berakhir damai di kantor desa setempat, Rabu (16/9/2026).

Insiden adu fisik tersebut berawal dari persoalan pembayaran angsuran kredit di BFI. Salah satu pihak menjaminkan BPKB kendaraan untuk pinjaman yang disepakati akan dibayar patungan bersama. Namun, akibat miskomunikasi soal pembagian cicilan, adu mulut tak terhindarkan hingga berujung aksi saling pukul pada Selasa (15/9/2026).

Mendapat laporan keributan antar-saudara tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Lilimori Polsek Baras, AIPTU J. Nababan, langsung turun tangan memanggil kedua belah pihak ke Kantor Desa Lilimori untuk dimediasi.

"Kami ingatkan mereka bahwa kekerasan bukan solusi, apalagi mereka ini darah daging sendiri. Kakak harus menyayangi adik, dan yang muda wajib menghormati yang lebih tua," tegas AIPTU Nababan saat proses mediasi.

Proses dialog yang berlangsung hangat tersebut membuahkan hasil. Kedua saudara kandung itu akhirnya melunak, saling memaafkan, dan sepakat tidak membawa persoalan ini ke jalur hukum.

Guna mencegah kejadian serupa terulang, keduanya menandatangani kesepakatan tertulis terkait skema pembayaran cicilan, termasuk komitmen saling mengingatkan sebelum tanggal jatuh tempo angsuran BFI.

Sementara itu, Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar menegaskan, pendekatan musyawarah ini sengaja diambil agar hubungan kekeluargaan warga tidak pecah akibat konflik finansial semata, sekaligus menjaga kondusifitas di wilayah hukumnya.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut