Adik Pingsan di Sekolah, Kakak Siswi di Mamasa Ngamuk Rusak Ruang Guru dan Bawa Parang
MAMASA, iNewsMamuju.id -Suasana di SMKN 1 Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mendadak mencekam setelah seorang pria berinisial Agustinus mengamuk dan membawa senjata tajam jenis parang ke area sekolah pada Sabtu (24/10/2026).
Aksi nekat tersebut dipicu emosi lantaran Agustinus menilai adiknya, Sindy, tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai dari pihak sekolah saat pingsan di ruang laboratorium.
Kejadian bermula ketika Sindy mendadak pingsan saat mengikuti proses pembelajaran. Pihak sekolah mengeklaim telah memberikan pertolongan pertama dan langsung menghubungi keluarga korban.
Namun, Agustinus yang mendatangi sekolah dalam kondisi emosi tinggi justru langsung melampiaskan amarahnya dengan memukul pintu ruang guru hingga mengalami kerusakan.
Tak berhenti di situ, ketegangan semakin meningkat saat Agustinus kembali lagi ke lingkungan sekolah sembari membawa sebilah parang. Aksi tersebut membuat para guru dan siswa ketakutan.
Pihak sekolah bersama perangkat desa dan aparat kepolisian setempat kemudian langsung mengambil langkah cepat untuk mengamankan situasi serta memanggil pihak keluarga.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan main hakim sendiri, apalagi sampai membawa senjata tajam saat menghadapi masalah di lingkungan sekolah," ujar Kapolsek Mamasa IPTU Bongalangi saat dikonfirmasi.
Setelah dimintai keterangan, Agustinus akhirnya mengakui kekhilafannya akibat terbawa emosi. Pria tersebut meminta maaf atas tindakan intimidasi yang dilakukannya dan menyatakan kesediaan untuk mengganti seluruh biaya kerusakan fasilitas sekolah yang dirusaknya.
Editor: Suandi