Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kabut Asap Mamuju Uji Keseriusan Pemerintah Melindungi Warga
Advertisement . Scroll to see content

KOPRI PKC Sulawesi Barat Dampingi Kader yang Diduga Alami Kekerasan Seksual Saat Bekerja di Mamuju

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:03 WIB
  • author Irfandi
KOPRI PKC Sulawesi Barat Dampingi Kader yang Diduga Alami Kekerasan Seksual Saat Bekerja di Mamuju
Nurul Fadila S, Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak, KOPRI Sulbar.

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Korps PMII Putri (KOPRI) PKC Sulawesi Barat mendampingi salah satu kadernya yang diduga menjadi korban pelecehan seksual di tempat kerja.

Peristiwa diduga terjadi saat korban sedang menjalani shift malam sekitar pukul 01.00 WITA, pada 29 Oktober 2026 di salah satu konter/toko di wilayah Mamuju.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma mendalam dan saat ini sedang dalam proses pemulihan.

kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polresta Mamuju untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

"Kami mengecam segala bentuk kekerasan seksual, terutama di lingkungan kerja. Kami berdiri bersama korban, fokus pada pemulihan psikologis korban dan mengawal proses hukum hingga tuntas," kata Nurul Fadila S, Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak.

KOPRI meminta agar semua pihak menghormati privasi korban, tidak menyebarkan identitas korban, serta menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada aparat penegak hukum. KOPRI juga mendorong adanya perlindungan dan jam kerja yang aman bagi perempuan pekerja malam di Mamuju.

Kami mendesak:

1. Aparat menindaklanjuti laporan secara serius dan melindungi korban

2. Tempat kerja memberikan jaminan keamanan bagi pekerja perempuan

3. Publik untuk tidak menyebar identitas korban

KOPRI Sulbar akan terus mengawal pemulihan dan keadilan bagi korban.

Editor: Suandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut