Kecelakaan Beruntun di Trans Sulawesi Pasangkayu, Pejalan Kaki Jadi Korban
PASANGKAYU, iNewsMamuju.id - Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan seorang pejalan kaki dan dua unit mobil Daihatsu Gran Max terjadi di Jalan Poros Trans Sulawesi, Desa Singgani, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Jumat (30/10/2026) malam sekitar pukul 20.40 WITA.
Insiden tersebut mengakibatkan seorang pejalan kaki bernama Andi Musakkar Musni mengalami sejumlah luka setelah diduga tertabrak mobil Daihatsu Gran Max berwarna putih bernomor polisi DD 8403 LU yang dikemudikan Muh. Wahyudi. Kecelakaan kemudian melibatkan satu unit Gran Max berwarna hitam bernomor polisi DP 8275 DK yang dikemudikan Ikram.
Berdasarkan kronologi awal, peristiwa bermula ketika korban sedang menyeberangi Jalan Trans Sulawesi untuk membeli rokok di salah satu kios milik warga yang berada di pinggir jalan.
Saat bersamaan, mobil Gran Max putih yang bergerak dari arah utara menuju selatan diduga menabrak korban hingga terjatuh. Pengemudi kemudian melakukan pengereman mendadak untuk menghindari benturan lebih lanjut.
Namun, sebuah mobil Gran Max hitam yang berada tepat di belakang kendaraan tersebut tidak sempat menghindar lantaran jarak yang sudah terlalu dekat. Akibatnya, kendaraan hitam tersebut menabrak bagian belakang mobil putih hingga terjadi kecelakaan beruntun.
Akibat kejadian itu, Andi Musakkar Musni mengalami luka robek pada bagian kepala, luka pada kedua lutut, memar di pundak sebelah kanan, serta pembengkakan pada paha sebelah kiri. Korban selanjutnya direncanakan dirujuk ke RS Ako untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kapolsek Baras Iptu Fantri Alfaisar membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa personel Polsek Baras bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal sekaligus memastikan situasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tetap aman dan kondusif.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bagian dari respons cepat terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas, sekaligus untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi.
Menyikapi peristiwa tersebut, pihak kepolisian mengingatkan seluruh pengguna jalan agar lebih meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan kendaraan, serta memperhatikan kondisi lalu lintas, terutama ketika melintasi kawasan permukiman dan lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Pengendara juga diimbau untuk selalu menjaga jarak aman antarkendaraan guna mengantisipasi pengereman mendadak maupun situasi darurat lainnya.
Sementara itu, masyarakat yang hendak menyeberangi jalan diingatkan agar terlebih dahulu memastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum melintas.
Kepolisian berharap kesadaran dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan dapat terus ditingkatkan sehingga risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan dan keselamatan bersama tetap menjadi prioritas.
Editor: Lukman Rahim