Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BREAKING NEWS: Jaksa Agung Mutasi Kajati Sulbar, Ini Penggantinya
Advertisement . Scroll to see content

Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Kejaksaan Agung Apresiasi Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jaksel

Selasa, 14 Februari 2023 | 17:32 WIB
  • author Gidion Pasande
Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Kejaksaan Agung Apresiasi Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jaksel
Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana. Foto: Humas

JAKARTA, iNewsMamuju.id -- Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana angkat bicara menanggapi pertanyaan berbagai media tentang pendapat Kejaksaan Agung mengenai vonis hukuman mati terhadap Terdakwa Mantan Kadiv Propam Mabes Polri Ferdy Sambo, Vonis 20 tahun penjara terdakwa Putri Candrawathi, serta 15 tahun penjara untuk terdakwa Kuat Maruf.

Ketut Sumedana, mengatakan, Kejaksaan Agung mengapresiasi Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengadili perkara atas nama Terdakwa Ferdy Sambo, terdakwa Putri Candrawathi, terdakwa Kuat Maruf, terdakwa Ricky Rizal Wibowo dan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu dan telah memberikan vonis hukuman mati terhadap terdakwa Ferdy Sambo , 20 tahun penjara pada Terdakwa Putri Candrawathi, serta 15 tahun penjara untuk Terdakwa Kuat Maruf.

"Kejaksaan Agung berpendapat bahwa seluruh fakta hukum dan pertimbangan hukum yang disampaikan dalam Surat Tuntutan Penuntut Umum telah diakomodir dalam vonis Majelis Hakim di perkara a quo," Ujar Ketut Sumedana. Selasa (14/2/2023).

Ketut Sumedana, menambajkan, Perbedaan pendapat dalam strafmaat hukuman adalah hal biasa, namun demikian Penuntut Umum telah berhasil meyakinkan Majelis Hakim dalam membuktikan Pasal 340 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP yaitu pasal Primair pembunuhan berencana sebagaimana Surat Dakwaan Penuntut Umum.

"Terhadap vonis Majelis Hakim tersebut, Kejaksaan Agung menyampaikan masih akan mempelajari seluruh putusan yang dibacakan pada Senin 13 Februari 2023 dan Selasa 14 Februari 2023 untuk menentukan langkah lebih lanjut dan melihat perkembangan upaya hukum yang dilakukan oleh Terdakwa dan Penasihat Hukumnya," Tutup Ketut Sumedana.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut