Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Kekerasan Seksual Anak di Mamuju, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Sulbar Jadi Provinsi Teraman Kedua, Kapolresta Mamuju Ajak Warga Tetap Jaga Kebersamaan

Jum'at, 26 April 2024 | 11:23 WIB
  • author Redaksi
Sulbar Jadi Provinsi Teraman Kedua, Kapolresta Mamuju Ajak Warga Tetap Jaga Kebersamaan
Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar saat melakukan kunjungan kerja ke Sulbar. Foto: Ist

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Provinsi Sulawesi Barat berada di peringkat kedua nasional, sebagai provinsi teraman di Indonesia dengan presentase penduduk yang menjadi korban kejahatan di angka 0,30 persen

Berdasarkan data BPS, peringkat pertama provinsi teraman yaitu Bali dengan angka 0,20 persen. kemudian di susul Provinsi Sulbar di angka 0,30 persen dan Aceh diangka 0,34 persen. 

Selanjutnya, Kalimantan Selatan di angka 0,38 persen, Kalimantan Timur di angka 0,41 persen, Kalimantan Barat di angka 0, 42 persen, Gorontalo di angka 0,44 persen dan Kep.Bangka Belitung di angka 0,44 persen. 

Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar mengaku bersyukur dengan posisi Sulbar menempati peringkat kedua nasional. 

Kombes Pol Iskandar mengatakan, berada diposisi kedua daerah karena tidak lepas dari peran aktif masyarakat kabupaten Mamuju sebagai ibukota Provinsi Sulbar yang selalu patuh terhadap aturan dan bersama menjaga kondusifitas.

"Salah satu tugas pokok Polri dalam hal ini Polresta Mamuju menjaga kamtibmas tetap kondusif dan tekan angka kejahatan, pihaknya akan selalu meningkatkan tugas patroli rutin, edukasi warga dan penegakan hukum," tutur Kapolresta 

Kombes Pol Iskandar mengajak kepada seluruh dan instansi terkait untuk selalu bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban. 

"Mari terus bekerja bersama-sama kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, nyaman dan damai," harap Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar. 

Editor: Lukman Rahim

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut