Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Curi Rp60 Ribu di Kotak Amal, Pria di Mamuju Dibebaskan Usai Mediasi
Advertisement . Scroll to see content

Minyakita Ditemukan Tak Sesuai Takaran di Mamuju, Polisi Sebut Merugikan

Jum'at, 21 Maret 2025 | 20:11 WIB
  • author Gidion Pasande
Minyakita Ditemukan Tak Sesuai Takaran di Mamuju, Polisi Sebut Merugikan
Polisi di Mamuju bersama petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mamuju melakukan penertiban dan pengecekan terhadap takaran minyakita.Foto: Ist

MAMUJU, iNewsMamuju.id – Polisi di Mamuju bersama petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mamuju melakukan penertiban dan pengecekan terhadap takaran minyak goreng di wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (21/3) dan difokuskan pada produk minyak goreng bermerk Minyak Kita.

Ipda Mangapul Robertuna Siburian, Kanit II Tipiter Satreskrim Polresta Mamuju, menjelaskan bahwa tim gabungan tersebut melakukan pengukuran volume minyak goreng serta pengecekan Harga Eceran Tertinggi (HET). Dalam pengawasan ini, ditemukan bahwa minyak goreng kemasan ukuran 1.000 ML dari CV. Rabbani Bersaudara asal Tangerang hanya memiliki isi sebanyak 850 ML, yang jelas tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan merugikan konsumen.

Selain masalah takaran, petugas juga menemukan beberapa botol minyak goreng yang tidak tersegel dengan baik, menimbulkan dugaan adanya ketidaksesuaian standar dalam proses produksi dan distribusi.

Temuan ini segera ditindaklanjuti, dan kasusnya akan dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Sulbar untuk penyelidikan lebih lanjut. Hal ini bertujuan untuk memastikan perlindungan konsumen dan menegakkan aturan dalam bidang perdagangan.

Polresta Mamuju dan Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli produk minyak goreng dan segera melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan terkait takaran atau keamanan produk.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut