get app
inews
Aa Text
Read Next : Kotak Amal Masjid Dibobol, Kesbangpol Sulbar Minta Pengurus Tingkatkan Pengamanan

Balita 3 Tahun Ditemukan Tewas Terapung di Sungai Deking Majene

Kamis, 05 Maret 2026 | 21:58 WIB
header img
Korban Balita yang di temukan Tewas Terapung di Sungai Deking Majene Semayangkan di Rumah Duka.Foto: iNewsMamuju.id/Fathir

MAJENE, iNewsMamuju.id – Peristiwa duka menyelimuti warga Dusun Lombong, Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Seorang balita bernama Muh. Alzaki (3) ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di Sungai Deking, Kamis (5/3/2026) sore.

Korban diketahui merupakan anak dari Samaruddin (40), warga Dusun Lombong, Desa Lombong, Kecamatan Malunda.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 17.00 WITA, personel Polsek Malunda Polres Majene menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan sesosok balita yang diduga terapung di aliran Sungai Deking. Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk memastikan informasi tersebut.

Berdasarkan keterangan keluarga, sebelumnya sekitar pukul 14.20 WITA korban sedang diberi makan oleh tantenya, Ratnawati. Setelah selesai makan, korban keluar dari rumah tanpa sepengetahuan Ratnawati.

Saat menyadari korban sudah tidak berada di dalam rumah, Ratnawati langsung berusaha mencari keberadaan korban di sekitar lingkungan tempat tinggal hingga sore hari. Namun upaya pencarian tersebut belum membuahkan hasil.

Sekitar pukul 17.00 WITA, seorang saksi bernama Mustakin yang hendak memancing ikan di bawah Jembatan Deking melihat sosok anak kecil terapung di aliran sungai. Karena merasa curiga, Mustakin kemudian memanggil rekannya Armin untuk memastikan temuan tersebut.

Keduanya kemudian mendekat dan mengangkat tubuh anak yang terapung di air. Tak lama berselang, warga sekitar berdatangan ke lokasi dan mengenali bahwa balita tersebut merupakan Muh. Alzaki, warga Dusun Lombong.

Warga kemudian membawa jasad korban ke rumah duka di Dusun Lombong, Desa Lombong, sebelum selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sekitar pukul 19.15 WITA, korban dibawa ke IGD Puskesmas Malunda untuk dilakukan pemeriksaan medis atau visum oleh dr. Daniyanti. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun benturan akibat benda tumpul pada tubuh korban.

Selanjutnya pada pukul 20.00 WITA, jenazah korban kembali dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans sambil menunggu kedua orang tua korban yang saat itu masih dalam perjalanan dari Kabupaten Majene.

Kapolsek Malunda, IPTU Antonius, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah penanganan awal.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Malunda langsung menuju TKP untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Dari hasil pemeriksaan medis sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar IPTU Antonius.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang tinggal di sekitar aliran sungai atau lokasi yang berpotensi membahayakan.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang,” pungkasnya.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut