get app
inews
Aa Text
Read Next : Nelayan Mamuju Jadi Konten Kreator, Uppie Usrua Rekam Aktivitas Melaut hingga Masak di Perahu

Perkelahian Wanita di Mamuju, Diduga Dipicu Pelakor Sering Minum Ballo Bersama Suami Orang

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:13 WIB
header img
Sebuah video amatir yang memperlihatkan aksi perkelahian sejumlah wanita di kawasan Jalan Arteri, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, viral di media sosial. Pihak kepolisian menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026).

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Sebuah video amatir yang memperlihatkan aksi perkelahian sejumlah wanita di kawasan Jalan Arteri, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, viral di media sosial. Pihak kepolisian menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026) siang.

Kapolsek Tapalang, IPTU Amiruddin, menyatakan pihaknya telah turun ke lapangan untuk melakukan penelusuran setelah video berdurasi singkat itu beredar luas. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, keributan tersebut diduga dipicu masalah asmara dan kecemburuan.

"Ini korban diduga pelakor (orang ketiga), sering minum ballo (miras tradisional) sama suami korban selingkuhan," kata Amiruddin saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).

Aktivitas tersebut diduga menyulut emosi pihak istri sah dan kerabatnya. Akibatnya, aksi pelabrakan di area terbuka pinggir jalan tidak terhindarkan.

Dalam tayangan video, tampak sejumlah wanita terlibat aksi saling dorong, adu mulut, hingga saling jambak rambut. Beberapa warga di lokasi kejadian sempat berupaya melerai, namun dilerai dengan kesulitan karena kedua belah pihak tersulut emosi.

Amiruddin menambahkan, kerumitan konflik asmara ini membuat kedua belah pihak sama-sama merasa dirugikan dalam kasus tersebut.

"Jadi merasa korban semua," ujar Amiruddin.

Meski latar belakang dan identitas pihak yang terlibat sudah mulai teridentifikasi petugas, Polsek Tapalang menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk dari kedua belah pihak.

"Sudah ditelusuri dan sudah ada bayangan latar belakang kejadiannya, tapi sampai saat ini yang belum ada aduan," pungkasnya.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut