get app
inews
Aa Text
Read Next : Jelang MTQ XI Sulbar 2026, Pemprov Tinjau Kesiapan Sejumlah Venue di Mamuju

Lautan Manusia Padati CFD Mamuju, Berburu Voucher Belanja Sambil Nobar Piala Dunia

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:10 WIB
header img
Ratusan warga memadatiCFD bukan sekadar untuk berolahraga, melainkan melebur dalam euforia nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa).

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Gelaran Car Free Day (CFD) di Jalan Arteri Mamuju, Sulawesi Barat, berubah menjadi lautan manusia, Minggu (28/6/2026). Ratusan warga memadati area tersebut bukan sekadar untuk berolahraga, melainkan melebur dalam euforia nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.

Acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat ini sukses menyedot perhatian massa. Menariknya, demam sepak bola empat tahunan ini tidak hanya menghadirkan hiburan layar lebar, tetapi juga membawa berkah instan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Pesta bola di tepi jalan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Lebih dari Sekadar Nonton Bola

Kemeriahan pagi itu dirancang dengan paket lengkap. Sebelum peluit pertandingan berbunyi, masyarakat diajak lari pagi dan senam bersama.

Tidak hanya itu, Pemprov Sulbar juga memboyong berbagai layanan publik langsung ke lokasi CFD, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, Samsat Keliling, hingga layanan keimigrasian.

"Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama jajaran pemerintah, Forkompinda, dan instansi vertikal membaur dengan masyarakat mengikuti senam bersama sekaligus nonton bareng. Ini bentuk euforia kita menyambut ajang Piala Dunia 2026," ujar Sekda Sulbar, Junda Maulana, di lokasi acara.

Namun, Junda menegaskan bahwa agenda ini tidak dirancang sebagai panggung hiburan semata. Sesuai dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, kegiatan ini harus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Multiplier Effect dan Strategi Voucher

Strategi Pemprov Sulbar untuk menghidupkan lapak lokal terbilang cerdik. Pemerintah membagikan voucher belanja kepada para pengunjung CFD yang kemudian dapat ditukarkan langsung dengan aneka jajanan di puluhan lapak UMKM yang berjejer di sepanjang area nobar.

Efeknya instan. Transaksi jual-beli terus berputar tanpa henti seiring berjalannya pertandingan.

"Yang terpenting dari kegiatan ini adalah adanya multiplier effect, yaitu ekonomi kerakyatan. UMKM kita banyak terlibat di sini, dan kami memberikan voucher kepada pengunjung agar bisa ditukarkan dengan jajanan yang ada," jelas Junda.

Bagi Junda, magis Piala Dunia memiliki kekuatan universal yang mampu menyatukan seluruh lapisan masyarakat, baik mereka yang fanatik sepak bola maupun warga biasa. Ketika masyarakat berkumpul, di situlah peluang ekonomi tercipta.

"Euforia sepak bola itu berdampak langsung ke ekonomi. Alhamdulillah, perputaran modal terjadi nyata di kegiatan hari ini," tuturnya menambahkan.

Melihat dampak positif yang dihasilkan, Junda berharap skema nobar kreatif ini bisa direplikasi oleh pemerintah kabupaten lain di wilayah Sulawesi Barat demi mendongkrak perekonomian daerah. Di akhir acara, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak dan masyarakat yang menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut