Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Piala Gubernur Sulbar 2026: Laga Pemanasan Tim KTI Menuju Kejurnas Gateball
Advertisement . Scroll to see content

BREAKING NEWS: Lahir Prematur Namun Selamat, Tangis Haru Bahagia Warnai Kelahiran Bayi Kembar Empat

Minggu, 05 Juli 2026 | 11:39 WIB
  • author Suandi
BREAKING NEWS: Lahir Prematur Namun Selamat, Tangis Haru Bahagia Warnai Kelahiran Bayi Kembar Empat
Empat bayi kembar yang dilahirkan di RSUD Sulbar Sabtu (4/7/2026). (Foto: istimewa).

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil mencetak sejarah baru dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Untuk pertama kalinya, rumah sakit tersebut sukses menangani persalinan bayi kembar empat (quadruplets) melalui operasi Sectio Caesarea (SC) atau caesar.

Seluruh bayi yang lahir pada Sabtu (4/7/2026) tersebut dinyatakan selamat dan dalam kondisi sehat. Momentum ini menjadi capaian krusial bagi RSUD Sulbar dalam menangani kasus kehamilan dengan risiko tinggi.

Pasien yang melahirkan bayi kembar empat tersebut adalah Ny. HS (35), seorang warga dari Tasokko, Kabupaten Mamuju Tengah. Uniknya, kehamilan quadruplets ini merupakan kehamilan anak kelimanya.

Urutan Kelahiran yang Unik: Selang-seling Gender

Persalinan luar biasa ini dipimpin oleh Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), dr. Yusran Antonius, bersama tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis anestesi, dokter spesialis anak, bidan, serta perawat.

Dokter Yusran mengungkapkan, salah satu hal menarik dari persalinan ini adalah urutan kelahiran keempat bayi yang polanya selang-seling secara rapi.

"Urutan kelahiran keempat bayi berlangsung dengan sangat baik, yaitu bayi pertama perempuan, bayi kedua laki-laki, bayi ketiga perempuan, dan bayi keempat laki-laki," ujar Yusran saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2026).

Meskipun persalinan terpaksa dilakukan saat usia kandungan baru menginjak 32 minggu (prematur), kesiapan matang tim medis membuat risiko tersebut bisa diminimalkan.

"Puji Tuhan, berkat pemantauan intensif sebelum operasi dan kesiapan tim, seluruh bayi lahir dalam keadaan baik. Kami berharap mereka terus tumbuh optimal hingga siap pulang bersama ibunya," tambah Yusran.

Buah Kerja Sama Tim Medis

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim medis yang terlibat. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kesiapan fasilitas pelayanan dan solidnya kompetensi tenaga kesehatan di RSUD Sulbar.

"Kami bersyukur ibu dan keempat bayinya selamat. Hal ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya sektor ibu dan anak, agar masyarakat mendapat layanan yang aman," kata Musadri.

Ia juga berharap keempat bayi tersebut dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang sehat, cerdas, dan membanggakan bagi daerah.

Keberhasilan penanganan persalinan berisiko tinggi ini turut disangkutpautkan dengan implementasi program "Panca Daya" yang diusung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Salah satu pilar utama program tersebut berfokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.

Pihak RSUD Sulbar menegaskan bahwa penguatan kompetensi tenaga medis serta pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis akan terus digalakkan guna mendukung terwujudnya masyarakat Sulawesi Barat yang sehat sejak dalam kandungan.

Dengan kesuksesan operasional ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat kian mengukuhkan posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama yang andal di wilayah Sulbar.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut