Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Paripurna Perubahan APBD 2026, Fraksi DPRD Sulbar Minta Pemprov Efisiensikan Belanja Daerah
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov Sulbar Tinggal Tunggu MoU PT SMI, Pinjaman Rp200 M Segera Cair untuk Garap 16 Ruas Jalan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:38 WIB
  • author Suandi
Pemprov Sulbar Tinggal Tunggu MoU PT SMI, Pinjaman Rp200 M Segera Cair untuk Garap 16 Ruas Jalan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memasuki tahap akhir proses pengajuan pinjaman sekitar Rp200 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). (Foto: ilustrasi Chatgpt).

MAMUJU, iNewsMamuju.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memasuki tahap akhir proses pengajuan pinjaman sekitar Rp200 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Seluruh dokumen administrasi telah dinyatakan lengkap dan kini pemerintah hanya menunggu persetujuan direksi PT SMI sebelum penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar, Ady Fitra Kurniawan, mengatakan seluruh persyaratan yang diminta PT SMI telah dipenuhi, termasuk dokumen teknis dari Dinas PUPR.

"Seluruh persyaratan sudah dipenuhi. Semua dokumen yang diminta sudah disusun, dinyatakan layak, dan telah disetujui," kata Ady, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, tim verifikator PT SMI yang melakukan kunjungan ke Sulawesi Barat pada awal Juni telah membawa seluruh dokumen tersebut untuk diproses di tingkat direksi. Hasil proses itu akan menjadi dasar penandatanganan MoU yang ditargetkan berlangsung pada pekan kedua Juli 2026.

Menurut Ady, penandatanganan MoU menjadi tahapan penting karena menjadi dasar dimulainya proses pengadaan barang dan jasa sekaligus pencairan pembiayaan proyek.

"Kami berharap pada minggu kedua Juli sudah bisa dilakukan penandatanganan MoU. Setelah itu proses pengadaan bisa segera berjalan," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sulbar menargetkan proses lelang proyek dapat dimulai paling lambat akhir Juli. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pekerjaan fisik diperkirakan mulai dikerjakan pada Agustus 2026, bahkan diupayakan bisa lebih cepat.

Pinjaman senilai sekitar Rp200 miliar tersebut akan difokuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar. Sebanyak lebih dari Rp170 miliar dialokasikan untuk peningkatan dan rehabilitasi jalan provinsi, sedangkan sisanya digunakan untuk pembangunan irigasi, pekerjaan bidang Cipta Karya, serta sejumlah proyek jembatan.

Ady mengungkapkan, program perbaikan jalan akan menyasar 16 ruas jalan provinsi yang tersebar di enam kabupaten di Sulawesi Barat. Meski belum merinci lokasi seluruh ruas yang akan ditangani, ia memastikan setiap kabupaten memperoleh alokasi pekerjaan.

"Seluruh enam kabupaten mendapatkan alokasi. Di Kabupaten Mamuju sekitar enam sampai tujuh ruas, Majene sekitar tiga ruas, sedangkan kabupaten lainnya menyesuaikan," katanya.

Ia memastikan seluruh persiapan teknis telah diselesaikan sehingga pelaksanaan proyek kini hanya menunggu rampungnya proses administrasi dengan PT SMI.

"Seluruh persiapan dari sisi teknis sudah siap. Sekarang kami tinggal menunggu MoU agar proses pengadaan bisa segera berjalan," ucap Ady.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut