Polda Sulbar Cek Kesiapan SPN, 93 Calon Siswa Bintara Masuk 15 Juli
MAMUJU, iNewsMamuju.id - Polda Sulawesi Barat memastikan Sekolah Polisi Negara (SPN) siap menyelenggarakan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 93 calon siswa dijadwalkan mulai memasuki SPN pada 15 Juli 2026.
Kepastian itu diperoleh setelah Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Hari Santoso meninjau langsung kesiapan SPN, Senin, 13 Juli 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda mengecek kesiapan sarana pendidikan, asrama, tenaga pendidik, hingga mekanisme penerimaan siswa baru.
Berdasarkan paparan pengelola SPN, seluruh fasilitas utama telah disiapkan, mulai dari ruang belajar, barak, ruang makan, tempat ibadah, sarana olahraga, hingga layanan kesehatan.
Selain infrastruktur, kesiapan tenaga pendidik dan pengasuh juga menjadi perhatian. Personel yang akan terlibat dalam proses pendidikan disebut telah memiliki sertifikasi sesuai bidang tugasnya.
Meski demikian, Brigjen Hari meminta seluruh jajaran kembali melakukan pengecekan sebelum pendidikan dimulai. Menurutnya, seluruh aspek, mulai dari kurikulum, kesiapan logistik, hingga pengelolaan anggaran harus dipastikan berjalan sesuai ketentuan.
Ia menegaskan pendidikan di SPN menjadi tahapan penting dalam membentuk karakter anggota Polri sejak awal masa pendidikan.
Karena itu, tenaga pendidik dan pengasuh diminta menjadi teladan bagi para siswa selama mengikuti proses pembentukan.
Wakapolda juga mengingatkan agar pelaksanaan pendidikan berlangsung secara bersih dan bebas dari praktik pungutan liar.
Ia menegaskan seluruh kebutuhan pendidikan telah dibiayai melalui anggaran negara sehingga tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apa pun kepada calon siswa maupun keluarganya.
Usai menerima paparan, Wakapolda bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas di lingkungan SPN, termasuk gerbang utama, jalur kedatangan siswa, ruang kelas, asrama, dapur, ruang makan, fasilitas kesehatan, dan ruang administrasi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sesuai dengan laporan kesiapan yang telah disampaikan.
Editor : A. Rudi Fathir