get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Warga Kesal di SPBU Benteng Mateng, Ditolak Isi Solar, tapi Petugas Layani Kendaraan Lain

Sebut "Mobilnya Bos", Petugas SPBU Benteng Isi Solar Kendaraan Lain Usai Tolak Warga Alasan Habis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:46 WIB
header img
Sebuah video amatir yang merekam aksi protes seorang warga di SPBU Benteng, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, viral di media sosial pada Sabtu (18/7/2026). Foto: Istimewa

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id - Sebuah video amatir yang merekam aksi protes seorang warga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Benteng, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, viral di media sosial pada Sabtu (18/7/2026).

Warga tersebut meluapkan kekesalannya setelah merasa mendapat perlakuan diskriminatif dari petugas SPBU terkait pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini bermula saat salah seorang warga hendak mengisi solar untuk kendaraan pribadinya. Kepada petugas, ia mengaku membutuhkan bahan bakar tersebut karena hendak melakukan perjalanan jauh menuju Kecamatan Karossa.

Namun, petugas SPBU menolak melayani dan menginformasikan bahwa stok BBM jenis solar di SPBU tersebut telah habis.

Tak berselang lama, warga tersebut terkejut karena melihat petugas SPBU justru melayani pengisian solar ke kendaraan lain di lokasi yang sama.

Merasa ada yang tidak beres, ia kemudian merekam kejadian tersebut menggunakan kamera ponselnya.

Dalam rekaman video yang beredar, terdengar suara perekam yang melayangkan protes dengan nada kecewa.

"Adaji pale solar (Ternyata solarnya ada)," ujar warga tersebut dengan nada kesal.

Mendengar sindiran itu, petugas SPBU yang tengah melakukan pengisian BBM memberikan jawaban singkat yang memicu reaksi lebih lanjut.

"Mobilnya bos, Pak," kata penjaga SPBU tersebut sambil terus mengisi solar ke tangki kendaraan yang dilayaninya.

Jawaban tersebut langsung memancing respons spontan dari warga yang merekam video. Ia mempertanyakan dasar kebijakan petugas yang tebang pilih dalam melayani konsumen, terlebih sebelumnya ia ditolak dengan alasan stok telah habis.

Respons Warganet

Unggahan video amatir tersebut kini telah beredar luas di berbagai platform media sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet.

Sebagian besar menyayangkan sikap petugas dan meminta pihak pengelola SPBU memberikan penjelasan transparan terkait dugaan adanya perlakuan khusus terhadap konsumen tertentu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Benteng maupun instansi terkait mengenai peristiwa yang terekam dalam video tersebut.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut