Sebelum Meninggal, Pegawai Kemenag Mamuju Sempat Curhat Soal Masalah di Kantor kepada Suami
MAMUJU, iNewsMamuju.id - Perempuan berinisial P (45), seorang pegawai Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mamuju, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di kawasan hutan dekat tempat tinggalnya di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (20/7/2026).
Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, Yomang. Di tengah duka yang masih menyelimuti keluarga, Yomang mengaku terus teringat ucapan terakhir sang istri sebelum peristiwa itu terjadi.
"Pak, kita sayangka (Pak, apakah kamu menyayangiku)?"
Kalimat tersebut, menurut Yomang, disampaikan istrinya beberapa waktu sebelum ditemukan meninggal dunia.
Selain mengingat percakapan terakhir itu, Yomang mengungkapkan bahwa istrinya belakangan menghadapi tekanan yang berkaitan dengan pekerjaannya. Korban bahkan beberapa kali menyampaikan keinginan untuk mengundurkan diri sebagai pegawai Kemenag.
"Istri saya sempat bercerita kalau ada masalah di kantornya. Dia juga meminta pertimbangan kepada saya karena ingin mengundurkan diri. Sudah lebih dari satu bulan dia tidak pernah masuk kantor," ungkap Yomang.
Penemuan jenazah korban sontak menggegerkan warga Desa Botteng. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi setelah mengetahui adanya seorang perempuan yang ditemukan meninggal di kawasan hutan yang tidak jauh dari permukiman.
Menerima laporan tersebut, personel Polresta Mamuju langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa sejumlah saksi guna mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan maupun dugaan penyebab meninggalnya.
Bunuh diri bisa terjadi saat seseorang mengalami depresi dan merasa sendirian. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan beban pikiran. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau mendapatkan informasi seputar konseling, Anda bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119 atau menghubungi yayasan kesehatan mental terdekat.
Editor: A. Rudi Fathir