Diduga Infeksi Ginjal, Bocah 9 Tahun di Mamuju Butuh Uluran Tangan untuk Rujuk ke Makassar
Berdasarkan informasi yang diterimanya dari pihak keluarga, dokter telah beberapa kali menyarankan agar pasien dirujuk ke rumah sakit di Makassar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Namun, hingga kini rujukan tersebut belum dapat dilakukan karena keterbatasan ekonomi keluarga.
"Sudah empat kali dokter menganjurkan untuk dirujuk ke Makassar. Tetapi orang tuanya belum bersedia karena terkendala biaya hidup selama mendampingi anaknya di sana," ujar Anwar.
Ia mengatakan, keluarga bukan menolak rujukan medis, melainkan masih memikirkan biaya selama berada di Makassar apabila proses pengobatan berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
Anwar menambahkan, anak tersebut telah menjalani perawatan di rumah sakit sekitar satu bulan akibat penyakit ginjal yang dideritanya. Untuk itu, Ia mengajak masyarakat maupun lembaga sosial yang memiliki kemampuan untuk membantu biaya pengobatan dan kebutuhan keluarga selama menjalani pengobatan di luar daerah.
Berdasarkan dokumen Kartu Keluarga yang diperlihatkan kepada wartawan, pasien diketahui berinisial A.F.K. (9), warga Dusun Takandeang, Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait diagnosis medis pasien maupun rencana tindak lanjut penanganannya. Sementara itu, keluarga masih berharap ada bantuan agar anak tersebut dapat segera memperoleh penanganan di rumah sakit rujukan di Makassar.
Editor: A. Rudi Fathir