Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sandeq Silumba 2026 Resmi Ditutup, Para Pemenang Langsung Terima Hadiah
Advertisement . Scroll to see content

Jasad Bocah SD yang Diterkam Buaya di Mamuju Tengah Ditemukan Mengapung di Sungai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:20 WIB
  • author Wahid
Jasad Bocah SD yang Diterkam Buaya di Mamuju Tengah Ditemukan Mengapung di Sungai
Bocah SD yang diterkam buaya di Sungai Budong-Budong, Mamuju Tengah, ditemukan meninggal dunia. Jasad korban dievakuasi warga setelah pencarian intensif. Foto: Wahid/iNewsMamuju id

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id - Upaya pencarian terhadap Muhammad Rifki, murid kelas V sekolah dasar yang dilaporkan hilang usai diterkam buaya di Sungai Budong-Budong, Desa Tabolang, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (25/8/2026).

Pencarian yang melibatkan personel BPBD Mamuju Tengah dan warga setempat tersebut sempat menyisir aliran sungai hingga malam hari.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi mengapung, tidak jauh dari titik lokasi awal penyerangan.

"Korban kemudian dievakuasi dari sungai ke daratan oleh warga dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga," ujar laporan tim di lapangan.

Suasana haru dan tangis duka seketika pecah saat tubuh Rifki dibawa ke darat. Pihak keluarga yang sejak awal berharap korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat harus merelakan kepulangan bocah tersebut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini bermula saat Rifki sedang mandi di aliran Sungai Budong-Budong bersama nenek, tante, dan beberapa temannya. Naas, seekor buaya mendadak menyerang dan menyeret tubuh korban ke dalam air sebelum sempat diselamatkan oleh warga di lokasi.

Menerima laporan tersebut, tim gabungan BPBD bersama masyarakat sekitar langsung bergerak melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai.

Di tengah proses pencarian tersebut, warga juga sempat menangkap seekor buaya berukuran besar yang diduga kuat berkaitan dengan peristiwa penyerangan terhadap korban.

Editor: A. Rudi Fathir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut