get app
inews
Aa Text
Read Next : Nama Dikaitkan Gadai Lahan Rp 150 Juta, Kadinsos Mateng Ancam Tempuh Jalur Hukum

Warga Tangkap 5 Buaya Saat Cari Bocah SD yang Diterkam di Mateng, Korban Ditemukan Meninggal

Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:13 WIB
header img
Buaya yang ditangkap warga di sungai Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Selasa (25/8/2026). Foto: Wahid/iNewsMamuju.id

MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id - Aksi pencarian terhadap Muhammad Rifki, siswa kelas V sekolah dasar yang diterkam buaya di Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, diwarnai penangkapan lima ekor buaya oleh warga setempat, Selasa (25/8/2026).

Kelima buaya tersebut ditangkap warga secara bertahap di sepanjang aliran sungai selama proses pencarian korban berlangsung.

Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Mamuju Tengah, Ukki, membenarkan adanya penangkapan lima ekor reptil tersebut.

"Totalnya ada lima ekor, dua ditangkap kemarin malam dan tiga sisanya hari ini," ujar Ukki.

Buaya Pemangsa Diduga Berukuran Lebih Besar

Meski telah menangkap lima ekor buaya, tim pencari meyakini bahwa buaya-buaya tersebut bukanlah pelaku yang menyerang Rifki. Sebab, kelima buaya yang dievakuasi warga ke bantaran sungai itu berukuran relatif kecil.

Dugaan tersebut diperkuat oleh kesaksian ayah korban yang sempat melihat langsung insiden naas yang menimpa anaknya.

"Dari kesaksian ayah korban, bukan kelima buaya ini yang membawa korban. Ukuran buaya yang menerkam itu jauh berbeda," kata Ukki.

Menurut Ukki, buaya yang diduga menerkam korban memiliki ukuran yang jauh lebih besar dan berciri khas kulit berwarna hitam. Buaya berukuran besar tersebut diperkirakan masih berkeliaran di aliran Sungai Budong-Budong.

Rencananya, kelima buaya kecil yang berhasil diamankan warga akan dievakuasi ke penangkaran buaya yang berada di Desa Babana, Kabupaten Mamuju Tengah.

Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Setelah proses pencarian intensif selama dua hari yang melibatkan Tim SAR gabungan, BPBD, dan warga sekitar, Muhammad Rifki akhirnya berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengapung tidak jauh dari lokasi awal ia dilaporkan hilang saat sedang mandi di sungai.

Petugas langsung mengevakuasi jasad bocah SD tersebut dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup.

Editor : A. Rudi Fathir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut