Gubernur SDK Tambah Kuota Beasiswa Sulbar Jadi 1.040 Penerima Manfaat Alokasikan Rp7 M
MAMUJU, iNewsMamuju.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memprioritaskan peningkatan kualitas SDM daerah melalui program beasiswa. Di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK), jumlah penerima manfaat beasiswa tahun 2026 justru melonjak hingga 1.040 orang di tengah pengetatan anggaran APBD.
Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran daerah tidak menyurutkan komitmen Gubernur SDK untuk membiayai pendidikan putra-putri Sulbar. Program prioritas yang dimulai sejak 2025 ini kini telah memasuki tahun kedua pelaksanaan.
"Kami memaksimalkan dengan sekuat tenaga dan pikiran untuk betul-betul memperhitungkan setiap anggaran bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sulbar melalui program beasiswa yang menjadi salah satu program prioritas pak Gubernur Sulbar," kata Murdanil, Minggu (6/9/2026).
Awalnya, Pemprov Sulbar hanya mengalokasikan kuota untuk 203 orang. Namun, melihat tingginya pendaftar yang mencapai 2.531 orang serta 908 orang yang menyelesaikan submit berkas, tim Beasiswa dan Komite Beasiswa Sulbar memutar otak tanpa mengubah pagu anggaran yang sebesar Rp7 miliar.
Melalui penyesuaian bervariasinya Uang Kuliah Tunggal (UKT), alokasi beasiswa via jalur umum berhasil diperluas menjadi 524 orang berdasarkan SK Gubernur Nomor 483 Tahun 2026 tanggal 10 Juli 2026.
"Selain itu kami juga melakukan verifikasi kepada penerima beasiswa lanjutan dari tahun sebelumnya dan berhasil lanjut dan menerima beasiswa sebanyak 296 orang, ada juga kami tindaklanjuti melalui proses kerja sama kampus dengan kriteria tidak mampu dan prestasi seperti Kedokteran Unsulbar sebanyak 26 orang, STAIN Majene 69 orang, Tomakaka Mamuju 30 orang, Ambo Dalle Polman 26 orang, Unasma 22 orang, Unimaju 22 org, Politekes Mamuju 25 orang, Sehingga total penerima beasiswa Sulawesi Barat tahun 2026 mencapai 1.040 orang," ungkapnya.
Rincian penerima mencakup 19 orang jenjang Diploma, 872 orang Sarjana (S1), 126 orang Magister (S2), 19 orang Doktor (S3), serta 4 orang program Profesi.
Meskipun APBD 2026 Sulbar terbilang terbatas—hanya sekitar Rp1,6 triliun—Murdanil menekankan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama investasi jangka panjang Gubernur Suhardi Duka.
"Investasi pendidikan tidak bisa dirasakan hari ini tapi kedepan Insyaallah masyarakat Sulawesi Barat makin pintar dan cerdas," harapnya.
Editor: A. Rudi Fathir