Mengenal Dzaka Alkarim, Pemegang Sabuk Hitam SMAN 1 Mamuju Raih Emas di Unhas Open 2026
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh generasi muda asal Sulawesi Barat. Dzaka Alkarim Dhiaulhaq, siswa kelas X.i SMAN 1 Mamuju, sukses menyabet medali emas dalam ajang Sulsel Taekwondo Championship Unhas Open 2026 di Makassar.
Bertanding di kelas Kyorugi Under 55 Junior Putra, putra dari anggota KPU Mamuju Sudirman Samual ini tampil mendominasi dengan menumbangkan lawan-lawannya sejak babak penyisihan hingga partai puncak.
Sembilan Tahun Geluti Taekwondo hingga Raih Sabuk Hitam
Capaian emas di kejuaraan se-Sulselbar tersebut bukan diraih secara instan. Remaja kelahiran Rantepao, 25 Desember 2010 yang akrab disapa Kaka ini telah menggeluti olahraga beladiri asal Korea Selatan tersebut sejak sembilan tahun lalu atau tepatnya saat masih duduk di kelas 2 SD.
Saat ini Kaka telah memegang tingkatan POM 1 (setingkat DAN 1) dengan sabuk hitam. Perjalanan kariernya di atas matras telah diuji di berbagai ajang kejuaraan daerah, nasional, hingga level internasional.
"Sejak kelas 2 SD dia sudah latihan taekwondo. Sempat terhenti beberapa saat karena masuk pesantren di jenjang SMP, tetapi tetap ikut bertanding dan rutin latihan hingga kembali aktif tanding saat SMA sekarang," ungkap sang ayah, Sudirman Samual.
Disiplin Latihan dan Dukungan Penuh Orang Tua
Pelatih Mamuju Taekwondo Team, Sabeum Chalik, mengapresiasi kerja keras dan konsistensi Kaka yang mampu membagi waktu secara seimbang antara aktivitas sekolah dan jadwal latihan padat.
Mantan atlet PON asal Sulbar ini menyebut kunci keberhasilan Kaka tak lepas dari mental pantang menyerah serta peran besar keluarga yang selalu setia mendampingi setiap laga.
"Dukungan orang tuanya sangat luar biasa. Hampir di seluruh kejuaraan, baik di wilayah Sulawesi, Bali, hingga Samarinda, ayahnya selalu hadir mendampingi langsung di pinggir matras. Kejadian ini menjadi dorongan moral yang besar bagi sang atlet," terang Sabeum Chalik.
Dengan raihan medali emas di Unhas Open 2026 ini, Dzaka Alkarim diproyeksikan menjadi salah satu aset atlet muda potensial yang siap memperkuat kontingen Taekwondo Sulawesi Barat di ajang kejuaraan tingkat nasional mendatang.
Editor: Suandi