MAMUJU, iNewsMamuju.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tampa Padang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Sulawesi Barat, Rabu (8/7/2026).
Wilayah yang diperkirakan terdampak yakni Perairan Pasangkayu dan Perairan Tapalang (Kabupaten Mamuju). Kondisi tersebut perlu diwaspadai nelayan, operator kapal, maupun masyarakat yang beraktivitas di laut karena dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.
Selain gelombang sedang, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang pada pagi hari di wilayah pesisir Kabupaten Majene, khususnya Kecamatan Banggae, Banggae Timur, dan Pamboang.
Sementara itu, cuaca di sebagian besar wilayah Sulawesi Barat pada pagi hari cerah hingga cerah berawan.
Memasuki siang hingga sore, hujan ringan berpotensi terjadi di Kecamatan Tommo (Mamuju), Karossa, Tobadak, dan Topoyo (Mamuju Tengah), serta Dapurang dan Duripoku (Pasangkayu). Adapun hujan dengan intensitas sedang diprakirakan turun di Kecamatan Mamasa, Tabang, dan Tabulahan (Mamasa), serta Bonehau dan Kalumpang (Mamuju).
Pada malam hari, hujan ringan masih berpotensi mengguyur sebagian wilayah Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu. Sementara dini hari diprakirakan kembali didominasi kondisi cerah berawan.
BMKG mencatat suhu udara di Sulawesi Barat berkisar 16 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 65–96 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga barat daya dengan kecepatan 2–42 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca sebelum beraktivitas di laut mengingat kondisi angin dan gelombang dapat berubah sewaktu-waktu.
Editor : A. Rudi Fathir
Artikel Terkait
