MAMUJU TENGAH, iNewsMamuju.id — Seorang bocah berusia 10 tahun, Mohammad Rifki, dilaporkan diterkam buaya saat mandi di Sungai Budong-Budong, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (24/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Korban yang merupakan seorang pelajar itu diketahui pergi ke Sungai Budong-Budong bersama neneknya, Arbiah (60), untuk mandi.
Setibanya di lokasi, korban kemudian mandi di pinggir sungai, sementara sang nenek berada tidak jauh dari tempat korban. Setelah kurang lebih 10 menit berada di sungai, tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban.
Buaya tersebut kemudian menyeret korban ke arah tengah sungai hingga korban tidak mampu menyelamatkan diri.
Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kejadian tersebut diketahui warga setelah seorang saksi, Dirham (36), melihat korban diterkam dan diseret ke tengah sungai.
“Melihat kejadian tersebut, saksi langsung meminta bantuan kepada warga sekitar dan memberitahukan bahwa korban telah diterkam buaya,” jelasnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berdatangan ke lokasi dan bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban. Upaya pencarian dilakukan di sekitar lokasi kejadian hingga menyusuri aliran Sungai Budong-Budong.
Sekitar pukul 16.45 WITA, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang dipimpin Aiptu Ashari tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu proses pencarian dan penanganan kejadian.
Hingga berita ini ditulis, pencarian terhadap Mohammad Rifki masih terus dilakukan oleh warga setempat bersama tim yang berada di lokasi. Petugas juga melakukan pemantauan di sekitar aliran Sungai Budong-Budong guna menemukan keberadaan korban.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat aktivitas warga, khususnya anak-anak, di sekitar aliran sungai yang menjadi habitat satwa liar seperti buaya memiliki risiko keselamatan yang tinggi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas mandi atau bermain di lokasi sungai yang diketahui menjadi habitat buaya, terutama tanpa pengawasan orang dewasa.
Editor : A. Rudi Fathir
Artikel Terkait
